Kehadiran BGW menjadi bagian penting dalam momentum pelestarian adat dan budaya masyarakat Kei, khususnya tradisi Sasi Teluk Un yang sarat dengan nilai kearifan lokal serta semangat menjaga kelestarian sumber daya laut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan adat di Gapura Pintu Masuk Fid Dehir sekitar pukul 16.30 WIT. Setelah itu, rombongan menuju Rumah Kepala Ohoi Taar untuk mengikuti ritual adat.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Jembatan Lairo Ohoi Taar sebelum melanjutkan perjalanan ke Teluk Un Ohoi Taar. Di lokasi tersebut, dijadwalkan ritual pembukaan Sasi Teluk Un pada pukul 17.30 WIT.
Usai ritual buka sasi, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran di Rumah Kepala Ohoi Taar.
Festival kemudian berlanjut pada Selasa (27/10/2026) melalui kegiatan Tikam Ikan di Sero yang dipusatkan di Hoat Un Ohoi Taar.
Kegiatan diawali persiapan pada pukul 07.30 WIT dan dilanjutkan Tikam Ikan mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai.
Rangkaian Festival Buka Sasi Teluk Un 2026 ditutup dengan Makan Patita di Gazebo Tavidu Beach Ohoi Taar pada Selasa malam.
Kehadiran Ketua DPRD Maluku BGW dalam festival ini mempertegas perhatian terhadap keberadaan adat, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Kei sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus upaya menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.
Tradisi Sasi sendiri menjadi salah satu bentuk kearifan masyarakat Kei dalam mengatur pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana, sehingga kelestarian laut dan hasil perikanan dapat terus dijaga untuk generasi mendatang.
.
0 Komentar