Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dari Ohoi Danar, Bupati Thaher Gaungkan Toleransi: Beda Iman, Satu Darah dan Persaudaraan

Langgur, Liputan21.com — Kunjungan wisata dan edukasi rombongan SMA Xaverius Ambon di Kabupaten Maluku Tenggara berujung pada pertemuan hangat bersama Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun di Rumah Ohoi Danar, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Rombongan yang tengah menjalani agenda tur selama tiga hari sebelumnya mengunjungi sejumlah sekolah dan destinasi wisata di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Kepala SMA Xaverius Ambon, Ina Elsoin, menjelaskan, rombongan dalam agenda tur tersebut mengunjungi SMA Negeri 1 Tual, SMA Negeri 3 Maluku Tenggara, serta SMA Sanata Karya Langgur.

Menurutnya, pertemuan dengan Bupati Thaher di Ohoi Danar sebenarnya bukan bagian dari agenda awal, melainkan silaturahmi yang terjadi secara spontan.

“Ini sebenarnya tidak direncanakan. Kami kebetulan berada di Danar dan bertemu dengan Bapak Bupati,” ujar Ina.

Sebelum tiba di Ohoi Danar, rombongan juga menikmati sejumlah destinasi wisata unggulan Maluku Tenggara, di antaranya Goa Hawang di Ohoi Letvuan dan Kolam Renang Ohoi Evu.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Ohoi Danar yang saat itu tengah menggelar kegiatan Wer Warat, salah satu tradisi masyarakat Kei dalam menangkap ikan secara tradisional.

Pertemuan dengan Bupati Thaher pun menjadi bagian menarik dari perjalanan tersebut. Dialog berlangsung cair dan penuh keakraban, dengan berbagai cerita mengenai pendidikan, pengalaman hidup, budaya, serta perjalanan masyarakat Maluku dalam menjaga persaudaraan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Thaher turut membagikan pengalaman masa lalunya ketika pernah menjadi guru pada salah satu yayasan Katolik di Jakarta.

Menurut Thaher, pengalaman tersebut memberikan pelajaran penting tentang cinta kasih yang hingga kini terus diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelajaran tentang cinta kasih ketika menjadi guru di sana itu sangat berharga dan saya gunakan dalam keseharian saya hingga saat ini,” ujar Thaher.

Nilai cinta kasih tersebut, lanjutnya, juga menjadi salah satu semangat yang mendorong dirinya ikut terlibat dalam upaya menangani konflik di Maluku pada 1999.

“Darah yang mengalir di dia itu adalah darah yang mengalir di diri saya juga. Inilah semangat yang kita gunakan pada momen itu,” terangnya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam dialog bersama para siswa dan rombongan SMA Xaverius Ambon. Pertemuan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman mengenai pentingnya persaudaraan, toleransi, dan kemanusiaan.

Menjelang akhir pertemuan, Bupati Thaher mengajak seluruh rombongan menyanyikan lagu rohani “Hidup Ini Adalah Kesempatan”.

Suasana pun semakin hangat. Kunjungan yang awalnya tidak direncanakan tersebut akhirnya menjadi pengalaman berkesan bagi rombongan SMA Xaverius Ambon, sekaligus mempertemukan dunia pendidikan, wisata, budaya, dan nilai-nilai persaudaraan di Bumi Larvul Ngabal.


Posting Komentar

0 Komentar