Kegiatan diawali dengan partisipasi mahasiswa dalam membersihkan kawasan Pantai Danar Sare, Kecamatan Kei kecil Timur Selatan salah satu lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2026. Pantai tersebut juga memiliki nilai budaya karena menjadi salah satu lokasi pelaksanaan tradisi tangkap ikan secara tradisional Wer Warat.
Aksi bersih pantai ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, tetapi juga mendukung kesiapan destinasi wisata dan ruang budaya masyarakat Kei agar tetap bersih, nyaman dan terjaga.
Pj. Kepala Ohoi Mastur Baru, Ahmad Difinubun, S.Pd, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN Unpatti dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjalankan program KKN, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Mahasiswa KKN kami harapkan dapat berbaur dengan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung potensi wisata dan budaya yang ada di Ohoi Mastur dan Mastur Baru,” ujar Ahmad.
Ia menambahkan, Pantai Danar Sare,Kei kecil Timur Selatan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan karena selain memiliki daya tarik alam, kawasan tersebut juga berkaitan dengan tradisi Wer Warat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kei.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam menjaga kebersihan pantai diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa pelestarian lingkungan dan budaya harus berjalan beriringan.
Dengan semangat gotong royong bersama masyarakat, program KKN Unpatti di Ohoi Mastur dan Ohoi Mastur Baru diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat langsung sekaligus memperkuat potensi lokal sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Maluku Tenggara.
0 Komentar