Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Maluku Tenggara Buka MAPAMDA PERPAMSI Maluku 2026, Ditandai Pemukulan Tifa

Langgur, Liputan21.com – Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Pengurus Daerah Provinsi Maluku Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur, Rabu (8/7/2026).

Pembukaan forum strategis tersebut ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati Maluku Tenggara sebagai simbol dimulainya pelaksanaan MAPAMDA yang diikuti jajaran pengurus PERPAMSI Provinsi Maluku, para direktur Perumda Air Minum se-Maluku, serta para pemangku kepentingan sektor air minum.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa penyelenggaraan MAPAMDA di Kota Langgur merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sekaligus momentum memperkuat sinergi antarperusahaan air minum dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Air bersih bukan sekadar kebutuhan biologis, tetapi merupakan hak asasi manusia. Pelayanan air minum adalah investasi kemanusiaan yang memberikan dampak besar terhadap kesehatan, produktivitas, dan pendidikan masyarakat," tegas Thaher Hanubun.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus menjadikan penyediaan air minum layak sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD.

Sejumlah capaian yang telah diraih antara lain cakupan pelayanan air minum mencapai 75,75 persen pada tahun 2025, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebanyak 4.477 sambungan rumah (SR) dalam lima tahun terakhir, serta pengembangan SPAM di enam desa pada tahun 2026 yang menjangkau 498 kepala keluarga.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengembangkan inovasi desalinasi air laut menjadi air siap minum di Kecamatan Kei Besar Selatan Barat untuk melayani lima desa di pulau-pulau kecil terluar sebagai kawasan perbatasan negara.

Menurutnya, keberhasilan pelayanan air minum tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga tata kelola perusahaan yang sehat dan sumber daya manusia yang profesional.

Ia mengungkapkan, Perumda Air Minum Tirta Evav Sejahtera Kabupaten Maluku Tenggara kini telah berhasil masuk kategori PDAM Sehat, sekaligus menunjukkan tren peningkatan kepuasan pelanggan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong forum MAPAMDA menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya standarisasi pengelolaan keuangan PDAM, digitalisasi pelayanan pelanggan, hingga peningkatan kerja sama antar-PDAM se-Provinsi Maluku dalam pengadaan, berbagi sumber daya teknis, serta advokasi kebijakan bersama.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan seluruh peserta bahwa Maluku tengah memasuki musim kemarau yang menyebabkan debit sumber air menurun, sementara kebutuhan masyarakat terhadap air bersih terus meningkat.

Ia berharap seluruh PDAM mampu meningkatkan pelayanan sehingga kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka," ujar Bupati sebelum menutup sambutannya.

Forum MAPAMDA PERPAMSI Provinsi Maluku diharapkan menghasilkan berbagai keputusan strategis guna memperkuat pelayanan air minum yang berkualitas, berkelanjutan, dan merata bagi masyarakat di seluruh wilayah Maluku.

Posting Komentar

0 Komentar