Langgur, Liputan21.com – Antusiasme masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara menyambut Piala Dunia 2026 terus meningkat. Hal itu terlihat dari ribuan warga yang memadati Gedung Serba Guna Larwul Ngabal, Kota Langgur, pada Sabtu (4/7/2026), dalam kegiatan nonton bareng (nobar) bertajuk "Bola Gembira".

Kegiatan yang berlangsung setiap hari selama gelaran Piala Dunia 2026 ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Bank Maluku Malut, PLN, Telkomsel, LPP RRI, LPP TVRI Maluku, serta sejumlah mitra lainnya.

Selain menyuguhkan tayangan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui layar raksasa, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai stan UMKM, kuliner lokal, hiburan rakyat, serta pembagian door prize yang semakin menambah semarak suasana.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengatakan bahwa kegiatan nobar merupakan sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

"Kami ingin masyarakat menikmati pesta sepak bola dunia secara bersama-sama dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. Sejak babak 32 besar kami telah menggelar nobar di Gedung Serba Guna Larwul Ngabal sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatannya," ujar Thaher Hanubun.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan.

"Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah," tambahnya.

Pelaksanaan nobar di Maluku Tenggara sejalan dengan imbauan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 secara gratis sebagai sarana hiburan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan UMKM.

Melalui kegiatan "Bola Gembira", Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi lokal selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.