Gladi resik dilakukan untuk mematangkan persiapan penampilan sekitar 3.000 hingga 4.000 peserta tari yang akan menjadi bagian dari kemeriahan puncak FPMK 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Maluku Tenggara, Budhi Toffi, mengatakan para peserta tari berasal dari kalangan pelajar tingkat SD dan SMP, yang dipersiapkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tenggara.
Penampilan ribuan pelajar ini akan berlangsung di kawasan Pasir Panjang Ngurbloat, destinasi wisata yang dikenal dengan hamparan pasir putihnya yang sangat halus dan menjadi salah satu ikon pariwisata Kepulauan Kei.
Menurut Budhi, keterlibatan ribuan pelajar tidak hanya untuk memeriahkan festival, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni budaya Kei kepada generasi muda.
Gladi resik menjadi tahap penting untuk memastikan gerakan, formasi, kekompakan, serta koordinasi ribuan peserta dapat tampil maksimal pada puncak acara.
Dengan latar keindahan Pantai Ngurbloat, penampilan kolosal ribuan pelajar ini diharapkan menjadi salah satu atraksi paling spektakuler dalam FPMK 2026 sekaligus memperkuat promosi Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata unggulan.
Dari pasir putih Ngurbloat, ribuan generasi muda Kei akan membawa budaya ke panggung pariwisata. Puncak FPMK 2026 siap menjadi pertunjukan yang tak hanya meriah, tetapi juga membanggakan.
0 Komentar