Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

RI–RRT Perkuat Perikanan Laut Arafura, Thaher Hanubun Hadiri Launching TCG di Tual

Tual, Liputan21.com — Potensi besar perikanan di Laut Arafura kembali mendapat perhatian melalui penguatan kerja sama internasional antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah strategis tersebut ditandai dengan launching implementasi kerja sama perikanan tangkap RI dan RRT melalui skema Technical Cooperation Guidelines (TCG) yang berlangsung di Dermaga PT SIS Tual, Kamis, 24 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Maluku Tenggara H.M. Thaher Hanubun bersama Ketua DPRD Maluku Tenggara Stephanus Layanan turut hadir menyaksikan momentum penguatan kerja sama sektor kelautan dan perikanan di kawasan Maluku.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi maritim strategis di wilayah potensial Laut Arafura merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola perikanan nasional.

Menurutnya, kerja sama internasional yang terarah diharapkan mampu memperkuat ekonomi nasional sekaligus mendorong produktivitas nelayan dan sektor kelautan Indonesia.

Laut Arafura dinilai memiliki potensi perikanan yang besar sehingga membutuhkan tata kelola yang semakin kuat, produktif dan berkelanjutan.

 Melalui implementasi TCG, kerja sama RI dan RRT diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor perikanan tangkap serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Kehadiran Bupati Maluku Tenggara dalam agenda tersebut juga menjadi bagian dari keterlibatan daerah dalam momentum strategis pengembangan sektor kelautan dan perikanan di kawasan Kepulauan Kei dan Maluku secara lebih luas.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, perwakilan Economic and Commercial Department RRT Mr. Li Hongwei (Panselar), Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doni Tri Narto, unsur Polda Maluku, unsur Pangkoarmada III/IX Ambon, serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Asya Sangkala.
Hadir pula Wali Kota Tual Ahmad Yani Renuat, Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisah Renhoat, serta Ketua DPRD Maluku Tenggara Stephanus Layanan.

Dari unsur Kementerian Kelautan dan Perikanan, hadir sejumlah pejabat eselon I, di antaranya Direktur Jenderal Pengawasan Tangkap, Direktur Jenderal PSDKP, Plt. Direktur Jenderal Daisain, serta Plt. Direktur Badan Mutu.

Turut hadir unsur BKPP, Sekretariat Forkopimda Provinsi Maluku, pelaku usaha perikanan dari Indonesia dan RRT, BUMN, pelaku UMKM, nelayan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Momentum launching di Dermaga PT SIS Tual ini menegaskan posisi kawasan Maluku, khususnya wilayah yang berhadapan langsung dengan Laut Arafura, sebagai salah satu kawasan penting dalam pengembangan ekonomi kelautan Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek investasi dan aktivitas perikanan tangkap, tetapi juga dapat membuka ruang peningkatan produktivitas nelayan, penguatan UMKM, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Posting Komentar

0 Komentar