Kegiatan ini menjadi bukti kuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan, yang berlangsung di Aula SMP Budhi Mulia Langgur, Senin (4/5/2026). Meski pembukaan dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, acara tetap berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kepolisian.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Raudhah Bin Arif Hanubun, para kepala sekolah tingkat SMP, jajaran staf dinas, serta perwakilan siswa-siswi yang menyambut program ini dengan antusias.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Rian Suhendi menjelaskan bahwa program “Polisi Mengajar” merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap dunia pendidikan nasional, khususnya di wilayah Maluku. Program ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan Kementerian Pendidikan.
“Melalui program ini, kami memanfaatkan kehadiran anggota Polri untuk turut serta menjadi tenaga pengajar tambahan di sekolah-sekolah. Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ingin berkontribusi langsung dalam mencerdaskan generasi bangsa,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini berlandaskan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kapolda Maluku dan Gubernur Maluku, yang kemudian ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
“Untuk pelaksanaannya di daerah, kita menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.
Saat ini, kami masih menunggu pedoman teknis terkait metode pengajaran yang akan diterapkan, yang sedang difinalisasi oleh Sekolah Polisi Negara (SPN),” jelasnya.
Kapolres berharap, kehadiran program “Polisi Mengajar” mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Maluku Tenggara.
“Tujuan kita jelas, yaitu bersama-sama mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berkarakter demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan suasana pembelajaran di sekolah menjadi lebih variatif dan inspiratif. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan harmonis antara kepolisian, pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat.
0 Komentar