Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Maluku Tenggara Siap Sambut Kunjungan Menteri Sosial, Bahas 9 Program Bansos

Langgur, liputan21.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi terkait rencana pelaksanaan sejumlah program bantuan sosial yang akan dilaksanakan di daerah tersebut pada April 2026. Jumat, 6/3/2026.

Rapat tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Maluku Tenggara, Titus Betaubun, yang membahas kesiapan daerah menjelang kunjungan Menteri Sosial ke Maluku Tenggara.

Plt Kadis Sosial Maluku Tenggara, Titus Betaubun, menjelaskan bahwa dalam kunjungan yang direncanakan berlangsung pada 15 hingga 17 April 2026 itu, akan dilaksanakan sembilan program bantuan sosial bagi masyarakat.

“Program ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari masyarakat kurang mampu, lansia, anak-anak hingga penyandang disabilitas,” ujar Betaubun.

Adapun sembilan program bansos yang akan dilaksanakan di Maluku Tenggara antara lain pemeriksaan kesehatan gizi dan kesehatan mental bagi penerima manfaat, sunatan massal dengan kuota sekitar 50 anak, serta pelunasan tunggakan uang sekolah maupun ijazah siswa dari keluarga kurang mampu pada kategori Desil 1 hingga 5.

Selain itu, pemerintah juga akan memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP, kartu keluarga, hingga surat nikah bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen resmi.
Program lainnya meliputi pemberian bantuan alat bantu bagi lansia dan penyandang disabilitas, pelaksanaan program kewirausahaan bagi penerima manfaat, serta pendataan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Kementerian Sosial juga akan melaksanakan program penguatan gerakan memuliakan lansia melalui pembentukan Duta Lansia yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, akan dilaksanakan bantuan terapi bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas yang ditangani melalui Sentra Meohai.

Titus Betaubun menambahkan bahwa tim dari Sentra Meohai direncanakan sudah berada di Maluku Tenggara pada akhir Maret 2026 untuk melakukan persiapan serta peninjauan lokasi pelaksanaan program.

“Dengan kehadiran tim lebih awal, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar saat kunjungan Menteri Sosial nanti,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar