Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Polres Tual Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Ops Ketupat Salawaku 2026

Tual, liputan21.com – Kepolisian Resor Tual menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Aula Jana Nuraga Polres Tual, Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut dibuka oleh Wakapolres Tual, Roni Ferdi Manawan, yang mewakili Kapolres Tual. Turut hadir Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, unsur TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta sejumlah pimpinan lembaga dan stakeholder terkait.

Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Danyon C Pelopor Brimob Polda Maluku Rudi W. Muskita, Kabag Ops Polres Tual Laode Arif Jaya, Plt Sekda Kota Tual Ridwan A. Renwarin, Ketua MUI Kota Tual Ahmad Kabalmay, serta perwakilan dari Lanal Tual, Kodim 1503/Tual, Lanud D. Dumatubun, Kejaksaan Negeri Tual, BMKG, Basarnas, PT Pertamina, dan sejumlah OPD Pemerintah Kota Tual.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta rapat membahas berbagai kesiapan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, mulai dari pengamanan wilayah, kelancaran lalu lintas, kesiapan transportasi laut, hingga ketersediaan bahan pokok dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kabag Ops Polres Tual dalam paparannya menjelaskan rencana pengamanan yang akan dilaksanakan selama Operasi Ketupat Salawaku 2026, termasuk penempatan pos pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Tual.

Sementara itu, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual menyampaikan bahwa stok bahan pangan di wilayah Kota Tual secara umum masih stabil dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. Namun demikian, untuk komoditas bawang dan cabai disebutkan masih terbatas sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

Dalam rapat tersebut juga dibahas isu yang beredar di media sosial terkait kabar adanya bencana gempa berkepanjangan menjelang Idul Fitri. Menanggapi hal tersebut, staf BMKG wilayah Tual-Maluku Tenggara menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan berita hoaks.

Selain itu, perwakilan PT Pertamina Fuel Terminal Tual menyampaikan bahwa stok bahan bakar minyak, khususnya minyak tanah, dipastikan cukup hingga perayaan Idul Fitri. Kelangkaan yang sempat terjadi di lapangan disebut lebih disebabkan oleh kelalaian distribusi pada tingkat pangkalan.

Beberapa masukan juga disampaikan peserta rapat, di antaranya usulan penambahan pos pengamanan di kawasan wisata Pantai Lupus, peningkatan deteksi dini oleh aparat intelijen, serta pengamanan saat kedatangan kapal penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Tual guna mengantisipasi kemacetan.

Sementara itu, pihak Syahbandar menyampaikan kesiapan pelayanan transportasi laut dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, serta berharap adanya dukungan pengamanan dari Polres Tual saat kapal penumpang tiba di pelabuhan.

Rapat koordinasi lintas sektoral ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 di Kota Tual dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut berakhir pada pukul 12.23 WIT dalam suasana aman dan kondusif.

Posting Komentar

0 Komentar