Langgur, liputan 21.com – Potensi budidaya rumput laut seluas 8.662,23 hektare yang tersebar di 11 klaster di Kabupaten Maluku Tenggara hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal. Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu faktor utama belum meratanya program pemberdayaan masyarakat pesisir.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, saat Penyerahan Paket Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dan Sarana Budidaya Rumput Laut Tahun Anggaran 2025, di Langgur, Jumat (31/1/2026).
Bupati menyatakan, meskipun Maluku Tenggara memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar, implementasi program pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya rumput laut masih terbatas dan belum menjangkau seluruh masyarakat pesisir.
“Potensinya besar, tetapi belum kita manfaatkan secara optimal. Program pemberdayaan belum berjalan merata karena kemampuan keuangan daerah sangat terbatas,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Maluku Tenggara, melainkan dialami hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun demikian, Pemerintah Daerah tetap menempatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan.
Menurut Bupati, visi Maluku Tenggara Mandiri, Cerdas, Demokratis, dan Berkeadilan Menuju Maluku Tenggara Hebat hanya dapat diwujudkan melalui penguatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan dan kelautan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat pesisir.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan melaksanakan program pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya ikan, termasuk budidaya rumput laut, sebagai langkah konkret menekan angka kemiskinan.
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan para penerima bantuan agar tidak menyalahgunakan paket sarana yang diberikan.
“Jangan menjual bantuan ini. Banyak bantuan pemerintah yang seharusnya meningkatkan produksi justru dijual. Ini merugikan daerah dan menghambat upaya penurunan kemiskinan,” ujarnya.
Bupati juga meminta Dinas Perikanan untuk memperkuat pengawasan dan pendampingan, agar bantuan yang disalurkan benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas nelayan dan pembudidaya rumput laut.
“Penyerahan bantuan hari ini adalah langkah awal. Keberhasilan program ini ditentukan oleh pendampingan berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar merasakan peningkatan kesejahteraan,” pungkasnya
0 Komentar