Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Maluku Tenggara Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag di MTSN 2 Ohoi Mastur

Bupati Maluku Tenggara Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag di MTSN 2 Ohoi Mastur


Langgur, Liputan21.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Kementerian Agama memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar khidmat di Lapangan Upacara MTSN 2 Ohoi Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu, (3/1/2026).

Upacara peringatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa peringatan HAB ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang memiliki makna strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah kemajemukan.

“Kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang produktif. Perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk kemajuan bangsa,” demikian disampaikan Bupati Maluku Tenggara saat membacakan sambutan Menteri Agama.

Lebih lanjut ditegaskan, Kementerian Agama hadir sebagai kebutuhan nyata bangsa yang majemuk, bukan sekadar institusi administratif. Sejak awal berdirinya, Kemenag memiliki peran penting dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, adil, rukun, dan sejahtera.

Dalam perjalanan 80 tahun pengabdiannya, Kementerian Agama terus memperluas peran strategisnya, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama menjadi sumber solusi bagi persoalan bangsa.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama juga memperkuat komitmen melalui program “Kemenag Berdampak”, yang diwujudkan lewat transformasi digital layanan keagamaan, penguatan ekonomi umat berbasis zakat, wakaf, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, serta peningkatan mutu madrasah dan perguruan tinggi keagamaan.

Menteri Agama juga menyoroti tantangan zaman, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). ASN Kementerian Agama diharapkan mampu beradaptasi dan mewarnai perkembangan teknologi dengan nilai-nilai keagamaan yang moderat, mencerahkan, dan berlandaskan kemanusiaan.

“Algoritma masa depan tidak boleh hampa dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. AI harus menjadi alat pemersatu, bukan pemicu perpecahan,” tegasnya.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di Maluku Tenggara ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh jajaran Kemenag, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kerukunan umat demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Terus mengabdi dan menjadi cahaya pencerah bagi bangsa.

Posting Komentar

0 Komentar