Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kokohkan Iman, Pererat Persaudaraan! Dandim 1503/Tual Hadiri Peresmian Masjid Al-Mukarramah

Maluku Tenggara, Liputan21.com – Pembangunan rumah ibadah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga membangun kekuatan iman, merawat persaudaraan, dan memperkokoh kerukunan masyarakat. Semangat inilah yang mewarnai peresmian Masjid Al-Mukarramah di Ohoi Banda Ely, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (7/11/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1503/Tual, Letkol Inf Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., turut menghadiri momentum bersejarah tersebut. Masjid Al-Mukarramah diresmikan langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, M.Si.

Peresmian berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Wali Kota Tual, Hi. Ahmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, S.IP., unsur Forkopimda, para Raja, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Bagi masyarakat Ohoi Banda Ely, peresmian masjid ini menjadi tonggak penting setelah melalui proses pembangunan yang panjang. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan perekat hubungan sosial antarmasyarakat.

Kehadiran Dandim 1503/Tual mencerminkan dukungan TNI terhadap kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi wujud nyata pentingnya membangun sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah keberagaman kehidupan masyarakat Maluku Tenggara, persatuan dan kerukunan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta kedamaian wilayah.

Karena itu, Masjid Al-Mukarramah diharapkan terus dimakmurkan dan dijaga bersama, bukan hanya sebagai tempat mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai pusat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.

Semangat Ain Ni Ain, yang menjadi identitas persaudaraan masyarakat Kei, hendaknya terus hidup dan mengakar dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebab, iman yang kokoh akan semakin bermakna ketika berjalan beriringan dengan persaudaraan yang kuat, toleransi, dan semangat menjaga kedamaian di Bumi Larvul Ngabal.

Posting Komentar

0 Komentar