Komitmen tersebut disampaikan Bupati Thaher saat membuka secara resmi ajang PSP Kei Island Road Race Kabupaten Maluku Tenggara, yang berlangsung di Sirkuit Kantor Bupati Maluku Tenggara, Sabtu (7/11/2026).
Pernyataan tersebut sontak menjadi kabar baik sekaligus harapan baru bagi para pembalap, komunitas otomotif, dan pengurus PSP yang selama ini mendambakan fasilitas balap permanen di Maluku Tenggara.
Antusiasme terhadap kejuaraan ini terlihat dari keikutsertaan 36 pembalap dengan 120 motor yang berlaga memperebutkan posisi terbaik. Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Barat, Makassar, Kendari, Ambon, Papua, Namlea, Dobo, Kota Tual hingga Kabupaten Maluku Tenggara.
Ribuan penonton juga memadati arena perlombaan untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap di lintasan, menjadikan ajang tersebut sebagai salah satu momentum kebangkitan olahraga otomotif di Kepulauan Kei.
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Thaher, didampingi Danyonif, Wakapolres, serta pengurus PSP.
Dalam sambutannya, Thaher secara terbuka menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan sirkuit permanen. Bahkan, ia mempersilakan pengurus PSP, termasuk Nanda Fauzan, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebutuhan lahan.
“Kalau soal lahan, Nanda Fauzan, pasti paman kasih kalau berkenan,” ujar Thaher yang langsung disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Ia menjelaskan, kawasan di sekitar Kantor Bupati Maluku Tenggara memiliki luas sekitar 96 hektare. Sebagian lahan tersebut sebelumnya telah dialokasikan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan fasilitas Polres Maluku Tenggara dan Kejaksaan.
“Lahan di sini ada 96 hektare. Saya sudah berikan ke pihak Polres 5 hektare dan juga Kejaksaan. Dan kalau Nanda mau buat untuk membangun daerah Maluku Tenggara ini, kenapa tidak, silakan,” tegasnya.
“Jadi tidak ada masalah,” tambah Bupati.
Bagi Thaher, dukungan terhadap olahraga tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Olahraga itu bicara sedikit, berbuat harus lebih banyak,” ungkapnya.
Ia berharap kejuaraan PSP Kei Island Road Race tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan dan keterampilan di lintasan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya talenta-talenta muda otomotif yang mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Thaher optimistis Maluku Tenggara memiliki potensi melahirkan pembalap hebat. Ia mencontohkan Dika Pratama yang telah menunjukkan prestasinya di kancah dunia sebagai inspirasi bagi generasi muda Kei.
“Mudah-mudahan dari hasil ini, kita sudah punya pembalap dunia, sudah ada Dika Pratama yang sudah menunjukkan prestasi. Siapa tahu dari kejuaraan ini ada yang berhasil lagi. Mari kita berprestasi di bidang olahraga,” ajaknya.
Selain mendorong prestasi olahraga, Bupati juga menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperlihatkan bahwa Maluku Tenggara merupakan daerah yang aman, terbuka, dan nyaman bagi semua orang.
“Ada hal yang harus kita tunjukkan bahwa Kei ini aman untuk semua. Selamat bertanding,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Thaher secara resmi membuka kejuaraan tersebut dengan mengucapkan basmalah.
Komitmen penyediaan lahan untuk pembangunan sirkuit permanen menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga otomotif di Maluku Tenggara. Kehadiran fasilitas tersebut nantinya diharapkan membuka ruang lebih luas bagi pembalap lokal untuk berlatih, meningkatkan kemampuan, serta berkompetisi secara profesional.
Lebih dari sekadar lintasan balap, sirkuit permanen diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet, pusat kegiatan otomotif, sekaligus membuka peluang bagi Maluku Tenggara menjadi salah satu daerah tujuan penyelenggaraan kejuaraan balap motor di kawasan Indonesia Timur.
0 Komentar