Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Thaher Tegaskan Dana Ohoi Uang Rakyat, Pengadaan Wajib Transparan

Langgur, Liputan21.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan pengelolaan pengadaan barang dan jasa di Ohoi harus dilaksanakan secara tertib, transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penegasan itu disampaikan saat membuka Training of Trainers (TOT) Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa di Ohoi, Senin, 5 Oktober 2026, di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara.

Thaher menekankan, pengadaan barang dan jasa di Ohoi bukan sekadar urusan administratif dalam membelanjakan anggaran, tetapi merupakan instrumen penting dalam tata kelola pemerintahan untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dana Ohoi adalah uang rakyat. Setiap rupiah harus dapat dijelaskan, dibuktikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Thaher.

Menurutnya, terdapat tiga prinsip utama yang harus menjadi perhatian dalam setiap proses pengadaan di Ohoi, yakni kepatuhan, efisiensi dan efektivitas, serta transparansi dan akuntabilitas.

Ia meminta seluruh proses pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, disertai dokumentasi dan prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Anggaran Ohoi juga harus memberikan value for money, dengan memastikan barang atau jasa yang diperoleh tepat kualitas, tepat harga, tepat kebutuhan, dan tepat sasaran.

Thaher mengingatkan, keterbatasan kapasitas administrasi tidak boleh menjadi alasan terjadinya kesalahan, pemborosan maupun penyimpangan dalam pengelolaan Dana Ohoi.

Karena itu, Bupati berharap TOT tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta. 

Kegiatan tersebut harus melahirkan para trainer yang mampu mentransfer kompetensi pengadaan kepada aparatur Ohoi secara praktis, seragam, dan berkelanjutan.

“Kita harus membangun sistem, bukan hanya mengandalkan individu,” katanya.

Kepada seluruh peserta, Thaher meminta agar setelah mengikuti kegiatan tersebut dapat memahami aturan, menguasai tahapan proses pengadaan, menertibkan administrasi, serta tidak ragu bertanya sebelum mengambil keputusan.

“Pahami aturan, kuasai proses, tertibkan administrasi, dan jangan takut bertanya sebelum mengambil keputusan,” pesan Bupati.

Thaher kemudian secara resmi membuka kegiatan Training of Trainers Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa di Ohoi dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat kapasitas aparatur Ohoi, sekaligus mendorong pengelolaan anggaran yang lebih profesional, efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar