Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Lapas Tual Bagikan Masker Gratis, Warga Diingatkan Waspadai ISPA Akibat Kabut Asap

Langgur, Liputan21.com – Fenomena kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat. Menurunnya kualitas udara dan jarak pandang akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Merespons kondisi tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual mengambil langkah kepedulian dengan membagikan masker medis secara gratis kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di depan kantor Lapas itu dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur. Masker dibagikan kepada warga, pejalan kaki, serta pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di sekitar lokasi.

Aksi ini menjadi bentuk kepedulian jajaran Lapas terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap. Pembagian masker juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi diri, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Kalapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap sekaligus upaya mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tual berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menghindari paparan asap secara langsung, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya.

Kepedulian tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan di tengah bencana lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, yang membutuhkan perhatian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar