Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab Malra Bagikan 15 Ribu Masker, Warga Diingatkan Waspadai Dampak Kabut Asap

Malra, Liputan21.com – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Maluku Tenggara mulai berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama karena menurunnya jarak pandang serta potensi gangguan pada saluran pernapasan. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bergerak cepat dengan membagikan 15.000 masker kepada masyarakat, Rabu (7/10/2026).

Pembagian masker dilakukan sejak pagi hingga sore hari dan turut dipimpin langsung Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun di kawasan Jembatan Usdek, Kecamatan Kei Kecil.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi pemerintah terhadap risiko kesehatan akibat paparan kabut asap, sekaligus mengingatkan masyarakat agar mengurangi risiko gangguan pernapasan selama kondisi udara masih terdampak asap.

Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara, Muchsin Rahayaan, menjelaskan, pembagian masker telah dimulai sejak pagi dengan mengerahkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan di sejumlah titik pelayanan dan keramaian.

Pada tahap awal, sebanyak 50 dos atau sekitar 2.500 masker dibagikan kepada masyarakat. Jumlah tersebut kemudian ditambah sehingga total masker yang disiapkan untuk dibagikan mencapai sekitar 15.000 masker.

“Pembagian masker sudah dilakukan sejak pagi. Seluruh jajaran Dinas Kesehatan kami kerahkan untuk menjangkau masyarakat di sejumlah titik,” jelas Muchsin.

Pembagian masker dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Sekretariat Dinas Kesehatan kawasan Watdek, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) di depan Lenmark, Bidang Kesehatan Masyarakat di kawasan lampu merah, SD Kesehatan di depan Masjid Raudah, pelayanan kesehatan di depan SMA Saka, serta Instalasi Farmasi Kesehatan di depan SPBU Langgur.

Kepala Puskesmas Ohoijang juga melakukan pembagian masker di wilayah kerja puskesmas.

Tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, pembagian masker juga melibatkan 21 Puskesmas se-Kabupaten Maluku Tenggara. Setiap Puskesmas diarahkan untuk menjangkau masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai langkah pencegahan dampak kabut asap terhadap kesehatan.

Muchsin mengatakan, Puskesmas tidak hanya membagikan masker, tetapi juga diminta melakukan sosialisasi, edukasi dan promosi kesehatan, khususnya terkait upaya menjaga kebugaran tubuh dan mencegah gangguan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan.

Sementara itu, Bupati Muhammad Thaher Hanubun mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama beberapa hari ke depan, terutama ketika kondisi kabut asap masih terjadi.

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada siswa, siswi dan tenaga pengajar agar memperhatikan kondisi kesehatan selama melaksanakan aktivitas belajar.

Bupati turut mengingatkan masyarakat yang bekerja di laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Kabut asap yang menyebabkan jarak pandang terbatas dapat menjadi risiko tersendiri bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan.

Karena itu, masyarakat yang hendak melaut diminta mengantisipasi segala kemungkinan dan mengutamakan keselamatan, terutama ketika kondisi jarak pandang mengalami penurunan akibat kabut asap.


Posting Komentar

0 Komentar