Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maluku Tenggara, pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan OPD, pengurus PTMSI Kabupaten Maluku Tenggara, panitia penyelenggara, serta para atlet dan kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang datang ke Maluku Tenggara. Menurutnya, kehadiran para atlet dari berbagai daerah tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan persatuan melalui olahraga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dari kabupaten dan kota di Provinsi Maluku. Kehadiran saudara-saudara merupakan kehormatan bagi kami dan bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang persaudaraan, persatuan, sekaligus kompetisi untuk meraih prestasi,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, turnamen tersebut bukan sekadar ajang untuk memperebutkan piala dan penghargaan. Lebih dari itu, Bupati Cup menjadi ruang untuk mengukur kualitas atlet, mengevaluasi hasil pembinaan sekaligus menemukan bibit-bibit unggul yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.
“Target kita bukan hanya sukses menyelenggarakan pertandingan, tetapi sukses melahirkan prestasi. Saya ingin Maluku Tenggara tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menghasilkan atlet berprestasi dan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional,” tegasnya.
Pimpong Go to School Jadi Pintu Masuk Bibit Atlet
Menurut Bupati, penyelenggaraan Pimpong Go to School memiliki peran penting dalam memperkenalkan olahraga tenis meja kepada generasi muda, khususnya pelajar.
Program tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi sekolah dan anak-anak untuk mengenali potensi serta mengembangkan bakat mereka sejak dini.
Sementara Open Turnamen Bupati Cup menjadi wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding dan mengukur kualitas mereka dengan atlet dari daerah lain.
Bupati mengatakan, pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh pembangunan kualitas manusia, karakter dan prestasi generasi muda.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Maluku Tenggara, “SETARA SEJAHTERAKAN NEGERI.”
“Kita ingin membangun masyarakat yang mandiri, cerdas, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang. Olahraga merupakan salah satu sarana nyata untuk mewujudkan tujuan tersebut,” katanya.
Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan
Kepada seluruh atlet yang mengikuti turnamen, Bupati meminta agar setiap pertandingan dijadikan sebagai proses pembelajaran dan peningkatan kualitas diri.
Atlet yang meraih kemenangan diminta tidak cepat berpuas diri, sementara atlet yang belum berhasil meraih juara diminta tidak menyerah dan terus melakukan evaluasi.
“Junjung tinggi sportivitas karena juara sejati bukan hanya mereka yang menang, tetapi juga mereka yang memiliki disiplin, kejujuran, dan rasa hormat kepada lawan,” pesan Bupati.
Bupati juga meminta PTMSI, para pelatih, sekolah serta perangkat daerah terkait agar tidak berhenti pada pelaksanaan turnamen.
Pembinaan atlet, kata dia, harus dilakukan secara berkelanjutan melalui identifikasi atlet potensial, pembinaan yang terarah serta penyusunan target prestasi yang terukur.
Dengan dibukanya turnamen ini, Pemkab Maluku Tenggara berharap tenis meja semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu membawa nama Maluku Tenggara dan Provinsi Maluku ke pentas nasional.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun secara resmi menyatakan Pimpong Go to School dan Open Turnamen Tenis Meja Bupati Cup Maluku Tenggara Tahun 2026 dibuka.
“Dari Maluku Tenggara, kita bangun generasi unggul, kita raih prestasi, dan kita wujudkan SETARA SEJAHTERAKAN NEGERI!” pungkasnya.
0 Komentar