Pertemuan yang berlangsung di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian KKP, Jakarta, tersebut membahas penguatan sektor budidaya rumput laut di Kabupaten Maluku Tenggara.
Audiensi ini menjadi ruang pembahasan untuk mendorong peningkatan produksi sekaligus pengembangan budidaya rumput laut agar potensi kelautan Maluku Tenggara dapat dikelola secara lebih optimal dan memberikan dampak bagi masyarakat pesisir.
Bupati Thaher dalam pertemuan tersebut menyampaikan berbagai hal terkait kebutuhan dan pengembangan budidaya rumput laut di daerah, termasuk upaya meningkatkan kapasitas budidaya serta pemanfaatan potensi perairan Maluku Tenggara.
Sementara itu, Direktur Budidaya Rumput Laut KKP, Ir. Nono Hartanto, M.Aq., menjadi mitra pembahasan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas rumput laut sebagai salah satu sektor potensial ekonomi kelautan.
Dengan potensi wilayah pesisir dan kepulauan yang luas, pengembangan rumput laut dinilai memiliki ruang untuk terus ditingkatkan melalui dukungan program, teknologi budidaya, peningkatan kapasitas pembudidaya serta penguatan pengelolaan produksi.
Audiensi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk membawa sektor kelautan, khususnya rumput laut, menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Dari Kei ke meja KKP, rumput laut Maluku Tenggara kembali didorong agar tidak berhenti sebagai potensi, tetapi berkembang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
0 Komentar