Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

3 Atlet, 5 Medali! KEMPO Malra Gebrak Ambon, Target POPMAL Mulai Dibidik

Ambon, Liputan21.com – Tiga atlet Kempo Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) tampil gemilang pada Kejuaraan Provinsi Patimura Sironji Cup 5 di Kota Ambon, Minggu (27/9/2026).

Turun dengan kekuatan tiga atlet, kontingen Kempo Malra sukses membawa pulang lima medali, terdiri dari tiga emas dan dua perunggu. Torehan ini menjadi bukti bahwa talenta olahraga bela diri dari Bumi Larvul Ngabal mampu bersaing di level provinsi.

Tiga medali emas dipersembahkan Piter Terus melalui nomor Randori, Julius Sabono pada nomor Randori, serta Mira Nayo Haikutty yang tampil impresif dan merebut emas pada nomor Randori kelas 57 kilogram.

Mira bahkan kembali menunjukkan performa konsisten dengan menambah dua medali perunggu, masing-masing dari nomor Embu Berpasangan dan Embu Tunggal.

Prestasi tersebut diraih tiga atlet Malra di bawah asuhan Simpai Ferdinand Tarehy. 

Persaingan pun tidak ringan. Patimura Sironji Cup 5 diikuti 86 atlet dari delapan kabupaten/kota se-Maluku, termasuk sejumlah atlet senior yang sebelumnya telah tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

LIMA MEDALI BUKAN GARIS AKHIR

Di balik torehan lima medali, Kempo Malra justru memasang target yang lebih besar. 

Kejuaraan Patimura Sironji Cup 5 dinilai bukan sekadar tempat berburu medali, tetapi menjadi arena mengukur kemampuan sekaligus mental bertanding sebelum menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Pendiri Kempo Maluku Tenggara, Marcel Laiyanan, mengingatkan para atlet agar tidak cepat terlena dengan capaian tersebut.

Menurut Marcel, pengalaman bertanding menghadapi atlet dari berbagai daerah, termasuk atlet senior, harus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL).

“Kebanggaan seorang atlet kabupaten adalah ketika bisa berlaga mewakili daerahnya di multi-event terbesar seperti POPMAL dan PON, serta berhasil menyumbangkan medali emas,” ujar Marcel.

Ia menegaskan, keberhasilan di Patimura Sironji Cup tidak semestinya hanya diukur dari jumlah medali yang berhasil dikantongi.

Justru, kejuaraan tersebut harus menjadi tolok ukur kesiapan atlet Malra untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level berikutnya.

“Kadang kita salah bereuforia di event-event biasa. Padahal event seperti ini menjadi tolok ukur untuk POPMAL nanti. Pembuktian sesungguhnya ada di sana,” katanya.

THAHER HANUBUN TURUN MEMBERI DUKUNGAN

Marcel juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Ketua Umum KONI Maluku Tenggara, Thaher Hanubun, yang menyempatkan diri hadir langsung di arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada atlet-atlet Malra.

Menurutnya, kehadiran pimpinan KONI Malra di tengah arena menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah.

“Keberhasilan atlet-atlet Malra tidak lepas dari peran dan dukungan Ketua Umum KONI Malra, Abang Hi. Thaher Hanubun,” tutup Marcel.
Dengan modal tiga emas dan dua perunggu, Kempo Malra kini memiliki pijakan baru. 

Tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi membuktikan bahwa lima medali di Ambon adalah awal dari target yang lebih besar: bersaing dan berprestasi di POPMAL hingga level nasional.

 

Posting Komentar

0 Komentar