Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara tersebut turut dihadiri Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Plt. Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, dokter spesialis anak dan dokter spesialis THT, Camat Kei Kecil, jajaran TP-PKK, para kepala puskesmas se-Kabupaten Maluku Tenggara, para kepala ohoi serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Kampanye tidak hanya sebatas penyampaian edukasi, tetapi langsung menyentuh kebutuhan masyarakat melalui senam bersama, edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter spesialis.
Sebanyak 120 peserta dari masyarakat Ohoi Dunwahan, Ohoi Letman dan Ohoi Sitniohoi mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Ohoi Dunwahan tersebut.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Males Dalam, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit dan stunting melalui penerapan perilaku hidup sehat.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan berlandaskan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
“Tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan stunting melalui penerapan perilaku hidup sehat, sekaligus meningkatkan capaian Cek Kesehatan Gratis serta menghadirkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” demikian disampaikan dalam laporan kegiatan.
Kehadiran dokter spesialis anak dan dokter spesialis THT menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diberikan kesempatan memperoleh pemeriksaan kesehatan secara langsung tanpa biaya.
Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendorong budaya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.
Dinas Kesehatan menargetkan kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan seremoni, tetapi menghasilkan perubahan perilaku di tengah masyarakat.
Output yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan, kesadaran, partisipasi, serta penerapan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Kegiatan yang dibiayai melalui DAK Non Fisik Bidang Kesehatan Tahun 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memperkuat gerakan kesehatan berbasis masyarakat.
Di hadapan peserta, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan Bupati Maluku Tenggara sekaligus pembukaan secara resmi Kampanye dan Pergerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat Tahun 2026.
Pesan yang dibawa dari Dunwahan sederhana namun penting: pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan tidak hanya menjadi tugas pemerintah maupun tenaga medis, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
Cegah Stunting dari Desa, Pemkab Malra Gelar Kampanye Hidup Sehat di Dunwahan
Bukan Sekadar Kampanye, Warga Dunwahan-Letman-Sitniohoi Dapat Cek Kesehatan Gratis
0 Komentar