Kegiatan yang berlangsung di Deli Serdang tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), para kepala daerah dari seluruh Indonesia, serta pejabat kementerian dan lembaga terkait.
Dialog Otonomi Daerah tahun ini mengangkat berbagai isu strategis mengenai penguatan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pada sesi pertama dibahas tema "Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Optimalisasi Sumber Pendapatan Daerah", sedangkan sesi kedua membahas "Konsultasi Publik Masukan APKASI terhadap Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah."
Keikutsertaan Bupati Muhamad Thaher Hanubun dalam forum nasional tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah lainnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, meningkatkan kapasitas fiskal daerah, serta mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Bupati Thaher Hanubun, forum APKASI menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus bertukar pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
"Melalui forum seperti ini, pemerintah daerah dapat menyampaikan masukan terhadap berbagai kebijakan nasional sekaligus memperkuat kolaborasi demi menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujar Thaher Hanubun.
Momentum HUT ke-26 APKASI juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antarkabupaten di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah menuju Indonesia yang lebih maju.
0 Komentar