Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab Maluku Tenggara Gandeng Unpatti Cetak Dokter Spesialis, Luncurkan MTH Smart dan Kukuhkan Ratusan Sarjana RPL

Langgur, Liputan21.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui langkah strategis di bidang pendidikan dan kesehatan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyelenggaraan Pendidikan Dokter Spesialis antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, peluncuran aplikasi MTH Smart Dinas Pendidikan, serta pengukuhan dan penggelaran lulusan Sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Pattimura periode Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara Drs. H. M. Thaher Hanubun menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

"Pembangunan daerah pada akhirnya tidak diukur dari berapa besar anggaran yang dikelola, melainkan dari berapa tinggi kualitas manusianya. Hari ini kita memperkuat dua pilar utama pembangunan, yakni pendidikan dan kesehatan, yang didukung transformasi digital melalui Aplikasi MTH Smart," ujar Bupati.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Maluku Tenggara menghadapi tantangan geografis yang besar. Karena itu, investasi pada peningkatan kualitas manusia menjadi strategi utama untuk mengejar kemajuan.

Bupati menjelaskan, kerja sama pendidikan dokter spesialis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura merupakan langkah konkret dalam mengatasi keterbatasan tenaga dokter spesialis di daerah.

Selama ini, masyarakat Maluku Tenggara masih harus dirujuk ke Ambon bahkan ke luar Maluku untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialis. Kondisi tersebut tidak hanya memerlukan biaya besar, tetapi juga berisiko bagi keselamatan pasien.

"Kerja sama ini menjadi investasi jangka panjang agar putra-putri terbaik Maluku Tenggara dapat menempuh pendidikan dokter spesialis dan kembali mengabdi di daerah sendiri," katanya.

Selain itu, peluncuran Aplikasi MTH Smart Dinas Pendidikan disebut sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pelayanan pendidikan yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, transparansi, dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para lulusan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) FKIP Universitas Pattimura.

Ia menilai program tersebut merupakan bentuk pengakuan atas pengalaman dan dedikasi para guru yang selama bertahun-tahun mengabdi di sekolah-sekolah, termasuk di wilayah terpencil dan kepulauan.

"Anak-anak di pulau-pulau terluar memiliki hak yang sama memperoleh pendidikan berkualitas. Karena itu, guru menjadi ujung tombak pemerataan pendidikan di Maluku Tenggara," tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi membangun daerah dengan semangat falsafah masyarakat Kei, "Ain ni Ain", yang mengandung makna saling memiliki, saling menjaga, dan saling menguatkan.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Universitas Pattimura atas kemitraan yang telah terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Dengan terlaksananya tiga agenda strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap lahir sumber daya manusia yang semakin unggul, pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, serta tata kelola pendidikan yang semakin modern berbasis digital.

Posting Komentar

0 Komentar