Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pembukaan MTQ XXXI Provinsi Maluku, Gubernur Ajak Wujudkan Generasi Qurani dan Maluku yang Damai

Ambon, Liputan21.com – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku resmi dibuka di Gedung Islamic Center Provinsi Maluku, Kota Ambon. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri para kepala daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta seluruh kontingen dari kabupaten dan kota se-Maluku.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan momentum untuk membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

Menurutnya, pembangunan peradaban harus meninggalkan jejak perubahan pola pikir, kebiasaan, dan pola hidup masyarakat menuju kehidupan yang lebih terbuka, maju, serta berkeadaban.

"Al-Qur'an sebagai hudan linnas atau petunjuk bagi umat manusia harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kasih sayang, kemanusiaan, kedamaian, persaudaraan, keadilan, kejujuran, kemajuan, kemakmuran, dan keikhlasan harus menjadi dasar dalam membangun masyarakat," ujar Gubernur.

Ia menambahkan, MTQ menjadi majelis untuk menghidupkan firman Allah dalam hati, bukan hanya dilantunkan dengan suara merdu, tetapi juga diresapi dan diamalkan dalam kehidupan sehingga mampu menumbuhkan kasih sayang dan persatuan di tengah masyarakat Maluku.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Maluku sebagai daerah yang aman, damai, sejahtera, dan bermartabat dengan berpegang pada nilai-nilai agama, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, serta kearifan lokal.

Mengusung tema "Mewujudkan Generasi Qurani yang Harmonis dan Berbudaya", MTQ XXXI diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual dalam membangun Maluku yang maju dan berkeadaban.

"Kita harus mewariskan cerita-cerita damai, kemajuan, keberhasilan, dan keteladanan kepada generasi penerus. Mari mencontoh para nabi, rasul, serta orang-orang saleh yang telah memberikan inspirasi bagi kehidupan umat manusia," kata Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus melakukan transformasi pembangunan menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera.

Sementara itu, kehadiran kontingen Kabupaten Maluku Tenggara mendapat perhatian khusus dengan hadir langsungnya Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, bersama Ketua DPRD Maluku Tenggara, Stevanus Layanan, yang mendampingi para peserta pada acara pembukaan.

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap para peserta yang akan membawa nama Maluku Tenggara dalam ajang syiar Islam tingkat Provinsi Maluku.

Bagi para peserta, dukungan langsung dari Bupati dan Ketua DPRD menjadi motivasi besar untuk tampil maksimal serta menjaga nama baik daerah selama pelaksanaan MTQ.
Tahun ini, Kabupaten Maluku Tenggara mengirimkan kontingen sebanyak 110 orang yang terdiri dari 43 peserta dan 67 ofisial. Kontingen dipimpin Ketua Kafilah, Raudah Bin Arif Hanubun, bersama Ketua LPTQ Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid.

Keikutsertaan kontingen Maluku Tenggara tidak hanya membawa harapan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Dengan mengusung semangat "Maluku Tenggara Bersatu, Berpretasi, Religius, Qurani, Juara", para peserta optimistis mampu memberikan hasil terbaik. Setelah menjalani pembinaan dan pemusatan latihan selama beberapa bulan terakhir, seluruh kafilah kini siap tampil dan berkompetisi pada berbagai cabang lomba MTQ XXXI Provinsi Maluku di Kota Ambon.

Posting Komentar

0 Komentar