Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Malra Sidak Kehadiran ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu di Sejumlah OPD

Langgur, Liputan21.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan tenaga paruh waktu pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (17/6/2026).

Sidak tersebut dilakukan di beberapa instansi, di antaranya Dinas Perbatasan, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa disiplin pegawai merupakan bagian penting dari tanggung jawab terhadap masyarakat dan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pegawai bukan sekadar memenuhi absensi, tetapi menjadi wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya ingin memastikan bahwa seluruh ASN, PPPK, maupun tenaga paruh waktu bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi aturan yang berlaku. Kehadiran dan disiplin kerja menjadi ukuran integritas seorang pegawai," tegas Hanubun.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada pegawai yang meninggalkan tempat kerja tanpa izin serta meminta seluruh pimpinan OPD meningkatkan pengawasan terhadap bawahannya.

Meski menekankan pentingnya disiplin, Hanubun menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak serta-merta memberikan sanksi kepada pegawai yang memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, setiap ketidakhadiran dan pelanggaran disiplin akan dievaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Yang disiplin akan diberikan apresiasi dan kesempatan pengembangan karier. Sebaliknya, mereka yang terus mengabaikan kewajiban akan dievaluasi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk meninggalkan perbedaan politik yang pernah terjadi pada masa lalu dan fokus bekerja membangun Kabupaten Maluku Tenggara.

"Saya menyadari bahwa pada masa lalu ada perbedaan pendapat dan pilihan politik. Namun sekarang saatnya kita bersatu, bekerja bersama, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," katanya.

Hanubun menegaskan bahwa dirinya membuka ruang bagi kritik dan masukan yang konstruktif, namun mengingatkan agar setiap perbedaan disampaikan dengan tetap menjaga etika dan tanggung jawab.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap tercipta budaya kerja yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas demi kemajuan daerah.

Posting Komentar

0 Komentar