Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Raudhah Langgur itu dibuka langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, serta dihadiri Ketua LPTQ Maluku Tenggara yang juga Plt Sekretaris Daerah, Rasyid Rahantoknam, para pelatih, official, pendamping, dan seluruh peserta kafilah.
Dalam arahannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menegaskan bahwa keikutsertaan Maluku Tenggara dalam MTQ Provinsi bukan sekadar hadir sebagai peserta, tetapi harus membawa target prestasi yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kita tidak boleh hanya datang untuk ikut serta. Kita harus memiliki target yang jelas. Jika sebelumnya Maluku Tenggara berada di peringkat empat, maka kali ini kita harus berusaha naik ke peringkat dua. Target harus ditentukan agar seluruh proses pembinaan memiliki arah yang jelas," tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan profesionalisme dalam proses pembinaan peserta selama pemusatan latihan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan kafilah sangat ditentukan oleh keseriusan para pelatih, pendamping, dan official dalam mendampingi para peserta.
"Kepada para pelatih dan pendamping, saya berharap pembinaan dilakukan secara profesional, terjadwal, dan fokus pada peningkatan kualitas. Jangan hanya mengejar keikutsertaan, tetapi harus mengejar prestasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Maluku Tenggara untuk memberikan dukungan dan doa kepada para peserta agar mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi.
"Target kita bukan hanya memperoleh prestasi, tetapi menunjukkan bahwa Maluku Tenggara memiliki generasi Qurani yang luar biasa. Dari Maluku Tenggara untuk Maluku, dan suatu saat menuju tingkat nasional," katanya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Maluku Tenggara, Rasyid Rahantoknam, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 43 peserta akan mewakili Kabupaten Maluku Tenggara pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku.
Para peserta tersebut terdiri dari cabang Tilawah Al-Qur'an sebanyak 8 peserta, Syarhil Qur'an 6 peserta, Hafalan Al-Qur'an 6 peserta, Fahmil Qur'an 6 peserta, Kaligrafi 8 peserta, Tafsir Al-Qur'an 1 peserta, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an sebanyak 2 peserta.
Menurut Rasyid, selama pelaksanaan training center para peserta akan mendapatkan pembinaan intensif dari 12 pelatih sesuai bidang masing-masing dan didampingi oleh 5 asisten pelatih.
"Training center ini akan berlangsung selama 10 hari dan dipusatkan di Gedung Islamic Center Kabupaten Maluku Tenggara. Kami berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuan, memperkuat mental bertanding, menjaga kedisiplinan, dan mampu mengharumkan nama daerah pada MTQ Provinsi Maluku nanti," jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa terdapat tujuh peserta yang saat ini sedang menempuh pendidikan di luar Kabupaten Maluku Tenggara sehingga mengikuti pembinaan secara daring bersama pelatih masing-masing. Selain itu, lima peserta yang berada di wilayah pulau-pulau akan segera bergabung dalam beberapa hari ke depan.
Pembukaan training center tersebut menjadi langkah awal persiapan serius Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam membentuk kafilah yang siap bersaing dan meraih prestasi terbaik pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026.

0 Komentar