Menurut Supardi, pelaksanaan Bupati Cup di wilayah Kecamatan Kei Besar, khususnya di Ohoi Depur, merupakan sebuah momentum penting dan membanggakan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu mempererat tali persaudaraan serta memperkuat semangat kebersamaan antarmasyarakat.
Ia menilai, pelaksanaan turnamen olahraga yang menjangkau wilayah kecamatan hingga ohoi merupakan langkah positif dalam memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi olahraga, khususnya cabang bola voli.
“Ini merupakan sebuah sejarah baru bagi kami. Sepanjang perjalanan terbentuknya Kabupaten Maluku Tenggara, kegiatan seperti ini menjadi sebuah momentum yang sangat luar biasa,” ujar Supardi Sukma.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan olahraga sekaligus pemerataan kegiatan hingga ke wilayah kepulauan.
“Dari masa ke masa, dari bupati ke bupati, menurut saya baru di zaman MTH kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah,” katanya.
Supardi berharap, pelaksanaan Bupati Cup 2026 dapat menjadi momentum untuk melahirkan bibit-bibit atlet muda berprestasi dari Kei Besar dan Maluku Tenggara. Selain itu, ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga sportivitas serta menjadikan turnamen ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan.
“Yang paling penting adalah kita junjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga,” pungkasnya.
Pelaksanaan Bupati Cup 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Maluku Tenggara sekaligus mempererat semangat Ain Ni Ain di tengah masyarakat.
0 Komentar