Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dari Operasi Katarak Hingga Bantuan Usaha, 1.017 Warga Malra Terima Manfaat

Langgur, liputan21.com — Sebanyak 1.017 penerima manfaat di Kabupaten Maluku Tenggara merasakan langsung program Bakti Sosial Terintegrasi yang digelar oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, 22 April 2026.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, dalam sambutannya yang menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Kesejahteraan Sosial, yang menekankan pentingnya pelayanan sosial yang terpadu dan berkelanjutan.

“Program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi merupakan ikhtiar nyata kehadiran negara di tengah persoalan masyarakat,” ujar Hanubun.

Program Bakti Sosial Terintegrasi ini mencakup 16 kegiatan utama, di antaranya operasi katarak gratis, khitanan massal, isbat nikah, pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran alat bantu disabilitas, hingga bantuan kewirausahaan. 

Selain itu, terdapat pula layanan khusus seperti pembebasan pasung bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa, pengobatan kusta, fisioterapi, serta bantuan bagi penderita HIV/AIDS.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai unit di lingkungan Kemensos, termasuk Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Sentra Meohai Kendari, dan Sentra Wasana Bahagia Ternate, yang sebelumnya telah melakukan asesmen terhadap masyarakat penerima manfaat di daerah tersebut.

Total anggaran yang digelontorkan dalam kegiatan ini mencapai Rp1,15 miliar yang bersumber dari APBN Kemensos RI.
Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Sosial RI beserta jajaran yang telah memberikan perhatian besar bagi masyarakat Maluku Tenggara.

“Ini merupakan berkah bagi daerah dan masyarakat kami. Kami sangat antusias karena program ini membawa manfaat nyata,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperbaiki data sosial dan memperkuat program pemberdayaan guna menuntaskan kemiskinan secara terarah dan terpadu berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menggaungkan semangat:
“Setara Sejahterakan Negeri.”

Posting Komentar

0 Komentar