Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Maluku Tenggara Jamu Tiga Uskup Dalam Jamuan Malam, Perkuat Sinergi Pemerintah Dan Gereja

Maluku Tenggara,liputan21.com — Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menerima kunjungan tiga Uskup dalam suasana penuh kehangatan melalui jamuan makan malam di kediaman bupati, Selasa malam, (21/4/2026). 

Ketiga tokoh gereja tersebut yakni Uskup Diosis Amboina, Seno Ngutra, Uskup Agung Makassar, Fransiskus Nipa, serta Uskup Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu. Turut hadir unsur Forkopimda serta Kuria MAM dalam kebersamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sebagai fondasi menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah.

“Kalau tiga tokoh ini melambangkan kebersamaan antara pemerintah dan agama, maka saya percaya semua akan berjalan baik. 

Kita berharap berbagai kejadian yang merugikan masyarakat dapat dihindari, karena dampaknya sangat besar, termasuk bagi masyarakat yang harus membatalkan perjalanan dan aktivitas lainnya,” ujar Bupati.

Ia juga berharap seluruh rangkaian kunjungan para Uskup di Maluku Tenggara dapat berjalan lancar, aman, serta membawa pesan damai bagi masyarakat.

Sementara itu, Uskup Agung Makassar, Fransiskus Nipa, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam Maluku Tenggara, khususnya kawasan wisata Pasir Panjang.

“Kami sempat ke Pasir Panjang dan cuacanya sangat baik. Ini bukan kebetulan, tetapi pasti sudah diatur oleh Tuhan. Keindahan di sana luar biasa dan layak dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat dunia,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kekayaan hasil laut Maluku Tenggara yang dinilai sangat segar dan menjadi ciri khas kawasan timur Indonesia.

“Kalau di Makassar, ikan sudah dua atau tiga kali mati, tapi di sini baru satu kali mati. Artinya sangat segar, dan itu yang selalu kami prioritaskan,” ujarnya dengan nada bercanda yang disambut hangat para tamu.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara serta masyarakat setempat.

“Kami membawa pulang kenangan yang indah dari Maluku Tenggara. Kami bertiga bersama para pastor akan selalu mengingat dan mendoakan daerah ini,” tambahnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Uskup Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu, sebagai ungkapan syukur dan harapan bagi kedamaian serta kemajuan Maluku Tenggara ke depan.

Posting Komentar

0 Komentar