Kegiatan persidangan gerejawi tersebut menjadi momentum penting bagi jemaat dan para pelayan gereja untuk melakukan evaluasi pelayanan, merumuskan program kerja, serta memperkuat peran gereja dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gereja Protestan Maluku yang terus berkontribusi dalam membangun kehidupan umat yang rukun, damai, dan harmonis di wilayah Kepulauan Kei.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.
“Pemerintah daerah berharap melalui sidang klasis ini akan lahir berbagai keputusan strategis yang dapat memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Sidang ke-73 Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Majelis Pekerja Harian Sinode GPM Pendeta S.I. Sapulete, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Danyon Brimob, Kapolsek Kei Kecil Barat, Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Maluku Tenggara, para camat, para pendeta jemaat Klasis Kei Kecil dan Kota Tual, serta jemaat Klasis Matwaer.
Kegiatan sidang klasis ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan gereja sekaligus mempererat kebersamaan antar jemaat dalam membangun kehidupan beriman serta mendukung pembangunan di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
0 Komentar