Kegiatan sosial di bulan suci Ramadan ini tidak sekadar berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi simbol persatuan serta upaya mempererat hubungan antar pemuda dan masyarakat di Desa Fiditan.
Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas.
Kehadiran personel Brimob, Bhayangkari, serta pemuda Fiditan Kampung Lama dan Kampung Baru yang turun langsung ke jalan menciptakan suasana penuh keakraban.
Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Rudi W. Muskitta, S.Sos., S.H., M.H, mengatakan kegiatan ini sengaja melibatkan pemuda setempat sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan membangun kembali hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan kembali nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antar pemuda.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin membangun kebersamaan antara Brimob dan pemuda Fiditan. Kebersamaan seperti ini penting agar hubungan tetap harmonis demi keamanan dan kedamaian di lingkungan masyarakat,” ujar Muskitta kepada media ini.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam membangun kembali persatuan dan kekompakan pemuda di Desa Fiditan.
“Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga dan bahkan bisa menjadi inspirasi untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya. Pemuda Fiditan diharapkan semakin solid dan kompak dalam membangun desa,” tambahnya.
Lebih dari sekadar aksi sosial, pembagian takjil ini juga menjadi sarana rekonsiliasi bagi para pemuda yang sebelumnya sempat mengalami hubungan kurang harmonis.
Dengan turun bersama dalam kegiatan berbagi, semangat persaudaraan perlahan kembali terbangun.
Kebersamaan antara Brimob, Bhayangkari, serta pemuda Fiditan Kampung Lama dan Kampung Baru ini pun menjadi simbol dimulainya lembaran baru bagi generasi muda di desa tersebut.
Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan ini. Selain membantu warga yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan semangat persaudaraan, kepedulian sosial, serta situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tual dapat terus terjaga selama bulan Ramadan hingga seterusnya.
0 Komentar