Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Launching Gerakan Edukasi Perempuan Kei yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (14/2/2024).
Mengawali sambutannya, Bin Raudha A. Hanubun mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan tuntunan-Nya, sehingga kegiatan yang digelar secara sederhana tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan, Gerakan Edukasi Perempuan Kei lahir dari kegelisahan sejumlah aktivis perempuan yang selama ini merasakan minimnya ruang berhimpun secara khusus untuk membahas pendidikan perempuan, tidak hanya di Kabupaten Maluku Tenggara, tetapi juga bagi perempuan Kei secara luas.
“Gerakan ini berangkat dari diskusi panjang kami bersama para aktivis perempuan. Ada kegelisahan karena belum adanya ruang yang benar-benar menjadi rumah bagi perempuan untuk berbicara secara khusus tentang pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung gerakan tersebut. Dukungan tersebut terlihat dari respons positif pimpinan daerah, perangkat daerah, hingga jajaran dinas terkait terhadap inisiatif Gerakan Edukasi Perempuan Kei.
“Pemerintah daerah memberikan dukungan yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa daerah hadir dan membuka mata terhadap gagasan, ide, serta gerakan yang bertujuan memperkuat kapasitas perempuan, khususnya melalui pendidikan,” kata Bin Raudha.
Ia menambahkan, berbagai kebijakan pemerintah daerah sejatinya telah membuka akses pendidikan yang luas dan setara bagi perempuan, baik melalui peningkatan kualifikasi pendidikan maupun penguatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tantangan ke depan bukan lagi sebatas persoalan akses, melainkan bagaimana perempuan mampu memanfaatkan peluang yang tersedia secara maksimal.
“Tantangan kita hari ini bukan lagi soal akses, tetapi bagaimana kesempatan yang sudah terbuka lebar itu diisi dengan kapasitas, prestasi, karakter, dan kepemimpinan. Inilah pekerjaan besar kita bersama,” tegasnya.
Bin Raudha A. Hanubun berharap, melalui Gerakan Edukasi Perempuan Kei, akan lahir perempuan-perempuan Kei yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat.
0 Komentar