Langgur, liputan21.com — Langit pagi di halaman Kantor Bupati Maluku Tenggara tampak cerah, namun semangat kewaspadaan memenuhi udara. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama unsur TNI-Polri, Forkopimda, dan OPD terkait menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polri. Selasa,4/11/2025.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya **sinergi semua elemen—pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat—**dalam menghadapi potensi bencana yang bisa datang kapan saja.
“Penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah. Kita semua, termasuk insan pers, punya peran penting memberikan informasi cepat dan tepat kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa paradigma penanggulangan bencana kini telah bergeser dari responsif menjadi preventif, dengan melibatkan berbagai sektor dalam membangun budaya kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat.
“Kita harus beralih dari sekadar reaktif menjadi proaktif. Upaya pengurangan risiko bencana harus terus dilakukan melalui sosialisasi, pemberdayaan, dan peningkatan peringatan dini,” ujarnya.
Apel siaga ini menjadi momentum penting memperkuat koordinasi lintas instansi, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Maluku Tenggara yang tangguh menghadapi bencana.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai panggilan kemanusiaan.
“Basudara tarus beking baik, Maluku tarus beking baik,” serunya disambut tepuk tangan peserta apel.


0 Komentar