Langgur, Liputan 21.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengajak generasi muda Ohoingur untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga martabat dan kebesaran Langgur sebagai pusat sejarah dan peradaban Kei.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan Ketua dan Pengurus Pemuda Ohoingur/Langgur periode 2025–2028 di Balai Desa Ohoingur, Jumat (5/9) malam. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran Plt Sekda Malra Bernadus Rettob, Wakil Ketua DPRD Maluku Fauzan Rahawarin, anggota DPRD Maluku Saudah Tuankota Tethol, Wakil Ketua DPRD Malra Yohanis Bosko Rahawarin, tokoh adat, Forkopimda, camat, hingga ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Thaher mengingatkan bahwa pemuda Langgur punya tanggung jawab moral untuk menjaga nama besar daerahnya. Ia menegaskan, sejarah mencatat Langgur sebagai pusat perkembangan Katolik setelah Batavia, sehingga generasi muda tidak boleh abai terhadap identitas ini.
> “Kalau bukan kita yang membesarkan dan menjaga Langgur, siapa lagi? Pemuda yang baru dilantik adalah arsitek masa depan untuk memastikan Langgur tetap mulia,” tegasnya.
Menurut Thaher, memuliakan Langgur bukan sekadar slogan atau orasi. Lebih dari itu, harus ditunjukkan lewat sikap, perilaku, serta karya nyata yang mencerminkan karakter positif.
Ia juga menyoroti fenomena di mana Maluku Tenggara kerap disamakan dengan Kota Tual. Menurutnya, nama Langgur harus terus dikampanyekan hingga dikenal luas di tingkat nasional.
> “Saya sudah memperkenalkan Langgur di berbagai kesempatan, termasuk di hadapan pejabat pusat. Tapi promosi ini tidak bisa hanya dari pemerintah, pemuda juga harus ambil bagian,” ujarnya.
Untuk memperkuat identitas, Bupati bahkan merencanakan pemasangan spanduk besar bertuliskan “Selamat Datang di Kota Langgur” di Bandara Karel Sadsuitubun. Ia juga berharap organisasi kepemudaan (OKP) dapat menjadi corong nama Langgur dalam forum-forum nasional.
Menutup sambutannya, Thaher mengutip pesan Presiden AS John F. Kennedy dengan versi Maluku Tenggara:
> “Jangan tanya apa yang Langgur berikan padamu, tapi tanyakan apa yang bisa kau lakukan untuk Langgur.”
Bupati menegaskan, pemuda adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun Maluku Tenggara.
> “Mari kita jaga Langgur sebagai milik bersama. Dengan semangat pemuda, saya yakin masa depan Langgur akan lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.


0 Komentar