Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ground Breaking KNMP 2026 Dimulai! Bupati Thaher: Batu Pertama Ini Harus Jadi Awal Perubahan Nasib Nelayan

Maluku Tenggara, Liputan21.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 melalui prosesi peletakan batu pertama atau ground breaking yang dipusatkan di Ohoi Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kamis (5/11/2026).

Momentum ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan kawasan nelayan di daerah tersebut.

Menurutnya, pembangunan KNMP sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya penguatan swasembada pangan, pengembangan ekonomi biru, serta pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Bupati menegaskan, bagi masyarakat Maluku Tenggara, laut bukan sekadar sumber daya alam, tetapi merupakan ruang kehidupan, sumber pangan, tempat masyarakat menggantungkan mata pencaharian, sekaligus tumpuan masa depan keluarga nelayan.

Karena itu, kekayaan laut yang dimiliki daerah harus mampu memberikan manfaat lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Batu pertama yang kita letakkan hari ini harus menjadi awal perubahan: nelayan bekerja lebih aman, mutu hasil tangkapan lebih terjaga, pemasaran lebih baik, dan pendapatan keluarga meningkat,” tegas Thaher.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal pembangunan KNMP secara serius dan bertanggung jawab. 

Pekerjaan harus dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas, ketepatan waktu, serta kebutuhan nyata masyarakat nelayan.

Tidak hanya pembangunan fisik, Bupati juga menekankan pentingnya mempersiapkan sistem pengelolaan, pemeliharaan fasilitas, serta akses pemasaran hasil perikanan agar seluruh infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi secara berkelanjutan.

Kepada masyarakat, khususnya para nelayan, Thaher mengajak agar pembangunan tersebut dijaga dan dimanfaatkan bersama-sama.
Ia berharap kehadiran KNMP mampu mendorong peningkatan kapasitas usaha nelayan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian laut demi generasi mendatang.

“Keberhasilan program ini kelak harus terlihat pada kehidupan keluarga nelayan yang semakin sejahtera. Itulah semangat SETARA—Sejahterakan Negeri yang ingin kita wujudkan,” ujarnya.

Pembangunan KNMP Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara mencakup tujuh ohoi, yakni Ohoi Danar Sare, Namar, Dunwahan, Hoor Kristen, Watuar, Sather, dan Tamangil Nuhuyanat.

Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri Wakil Bupati Maluku Tenggara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, Plt. Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pimpinan instansi vertikal, para kepala ohoi, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan nelayan Ohoi Sare.

Dimulainya pembangunan tujuh kawasan Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak baru transformasi ekonomi pesisir di Maluku Tenggara.

Bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi nelayan, memperkuat ekonomi desa, dan memastikan kekayaan laut Kei benar-benar menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.
Ain Ni Ain.


Posting Komentar

0 Komentar