Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Angin Segar Dari Perbatasan : 500 Atap Lapuk Segera Berganti, Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara Angkat Bicara

Langgur, Liputan21.com — Langkah cepat dan sinergi strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dalam menjemput program pembangunan nasional kembali membuah hasil nyata. Pemda Malra dipastikan mendapatkan kuota bantuan bedah rumah sebanyak 500 unit dari pemerintah pusat. 

Program penanganan rumah tidak layak huni ini terealisasi berkat dukungan penuh dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Keberhasilan melobi program skala nasional ini mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya datang dari *Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Kabupaten Maluku Tenggara* .

*Komitmen Nyata Membangun Pinggiran* 
Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata komitmen Pemda Malra dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan perbatasan dan pesisir.

"Kebijakan ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga. Rumah yang layak adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga. Kami dari Pemuda Muhammadiyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajaran Pemda Malra yang lihai memanfaatkan peluang dan membangun komunikasi intensif dengan BNPP serta Kementerian PKP," ujar Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara dalam keterangannya, Rabu (16/9).

Menurutnya, wilayah Maluku Tenggara sebagai salah satu daerah strategis nasional memerlukan percepatan pembangunan dari lini dasar. Lobi efektif ke pemerintah pusat terbukti mampu mengimbangi keterbatasan APBD daerah demi menghadirkan hunian yang aman dan sehat bagi warga penerima manfaat.

*Sinergi Kawal Penyaluran Tepat Sasaran* 
Tidak sekadar memberi pujian, Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara juga menyatakan siap mengawal implementasi program bantuan 500 unit bedah rumah tersebut agar benar-benar tepat sasaran dan bebas dari manipulasi data.

Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara menekankan pentingnya verifikasi lapangan yang transparan oleh dinas teknis terkait, sehingga masyarakat yang tergolong berpenghasilan rendah (MBR) dan paling membutuhkan yang benar-benar merasakan manfaatnya.

"Pengawasan partisipatif dari pemuda dan elemen masyarakat mutlak diperlukan. Kami siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis Pemda Malra agar penyaluran 500 kuota bedah rumah ini berjalan akuntabel, tepat mutu, dan tepat penerima," tegasnya.

Dengan terealisasinya program bedah rumah dari BNPP dan Kementerian PKP ini, Maluku Tenggara diharapkan dapat menekan angka kawasan permukiman kumuh sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan dari kawasan perbatasan.

Posting Komentar

0 Komentar