Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Touring Kebangsaan HUT Ke-81 RI, Bupati Thaher: Negara Hadir Di Tengah Masyarakat

Malra, Liputan21.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Touring Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, instansi vertikal, dunia usaha dan masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Touring Kebangsaan bukan sekadar kegiatan perjalanan, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Touring ini bukan sekadar perjalanan. Touring ini adalah pernyataan sikap. Bahwa negara hadir. Bahwa pemerintah hadir. Bukan di atas kertas, tetapi di tengah masyarakat,” tegas Thaher.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut pemerintah dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat, termasuk infrastruktur jalan, kondisi ohoi, sekolah hingga fasilitas pelayanan publik.

Ia menilai, laporan tertulis tetap penting, namun tidak dapat menggantikan kehadiran langsung pemimpin di lapangan untuk melihat dan mendengar aspirasi masyarakat.

“Pemimpin harus turun. Pemimpin harus melihat sendiri. Dari sanalah kebijakan yang tepat sasaran itu lahir,” katanya.

Dirangkaikan Cek Kesehatan Gratis di 21 Puskesmas

Touring Kebangsaan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di 21 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut dengan memeriksakan kesehatan diri dan keluarga di puskesmas terdekat.

Menurut Thaher, pelayanan kesehatan gratis merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran negara paling nyata ketika rakyat benar-benar mendapatkan pelayanan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat, manfaatkanlah layanan Cek Kesehatan Gratis ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saudara adalah wajah negara yang paling dekat dengan rakyat. Layanilah dengan ramah, sabar, dan sepenuh hati,” pesan Bupati.
Dorong Perputaran Ekonomi hingga ke Ohoi
Selain aspek pelayanan publik, Touring Kebangsaan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Bupati mengatakan, setiap persinggahan rombongan dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha dan masyarakat di ohoi untuk menggerakkan aktivitas ekonomi.

“Warung di desa akan ramai. Hasil kebun dan hasil laut akan terjual. Perputaran uang akan terjadi sampai ke perdesaan,” jelasnya.

Karena itu, Thaher mengajak seluruh peserta touring untuk tidak sekadar melintas, tetapi juga singgah dan berbelanja di tempat-tempat yang dikunjungi.

“Singgah, belanja, dan berbagi kepada masyarakat kita. Sekecil apa pun, itu bermanfaat bagi mereka,” ajaknya.

Bawa Semangat Kemerdekaan hingga Ohoi
Bupati menegaskan, semangat peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh hanya terasa di pusat pemerintahan kabupaten.

Semangat kemerdekaan, kata dia, harus dibawa hingga ke ohoi-ohoi, wilayah pesisir dan daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Semangat itu harus sampai ke ohoi-ohoi, sampai ke pesisir, sampai ke tempat yang paling jauh,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun semangat baru bahwa pemerintah dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam membangun Kabupaten Maluku Tenggara.

Filosofi Ain Ni Ain dan No One Left Behind
Dalam kesempatan tersebut, Thaher juga menyampaikan makna filosofis Touring Kebangsaan.

Menurutnya, touring memiliki makna bergerak bersama, beriringan, seirama dan kompak, tanpa saling mendahului serta tidak meninggalkan siapa pun.

Semangat tersebut sejalan dengan prinsip “Setara, Sejahterakan Negeri – No One Left Behind.”

Ia mengibaratkan rombongan touring seperti pembangunan daerah. Ada yang berada di depan sebagai penunjuk arah, di tengah untuk menjaga barisan dan di belakang untuk memastikan seluruh rombongan tiba dengan selamat.

“Semua punya peran. Semua penting,” katanya.
Dalam pembangunan Maluku Tenggara, lanjut Thaher, pemerintah, DPRD, aparat keamanan, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan seluruh masyarakat memiliki peran masing-masing.

“Kita menjalani prosesnya bersama-sama. Kadang jalannya mulus, kadang berlubang, terjal dan menanjak. Tetapi tujuan kita satu: kesejahteraan masyarakat Maluku Tenggara,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan tersebut merupakan wujud nyata dari filosofi Ain Ni Ain.
“Kita saling memiliki. Kita berjalan bersama. Kita sampai bersama. Tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.

Pesan Bupati: Utamakan Keselamatan
Mengakhiri sambutannya, Bupati Thaher meminta seluruh peserta Touring Kebangsaan untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Ia mengingatkan peserta agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan dan jarak, serta mengikuti arahan petugas.

Selain itu, peserta diminta menjaga ketertiban dan kesopanan, menjaga kebersihan serta tidak meninggalkan sampah di lokasi persinggahan.
Bupati juga mengajak peserta untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Berbincanglah dengan mereka. Dengarkan keluhan mereka. Bawa pulang catatan itu untuk kita tindak lanjuti,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun secara resmi melepas Touring Kebangsaan dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

“Dengan memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, Touring Kebangsaan dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026, dengan resmi saya nyatakan DIMULAI,” ucapnya.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!”

Posting Komentar

0 Komentar