Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah, mengajak seluruh pencinta sepak bola untuk menjadikan pertandingan sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan memecah persatuan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perbedaan pilihan tim merupakan hal yang wajar dalam dunia olahraga. Namun, menurutnya, semangat sportivitas dan persaudaraan harus tetap menjadi prioritas.
"Para fans boleh berbeda pilihan tim. Ada yang mendukung Argentina, ada yang mendukung Swiss. Tetapi mari kita junjung tinggi sportivitas. Jangan biarkan sepak bola memecah persaudaraan kita. Di Bumi Larvul Ngabal kita semua adalah Ain Ni Ain, satu keluarga," ujar Bupati.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual yang terus menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana penuh kekeluargaan selama pelaksanaan nobar.
Menurut Bupati, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang perbedaan latar belakang, sehingga momentum Piala Dunia harus dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi masyarakat.
Kegiatan nobar yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara ini turut didukung oleh Bank Maluku Malut, RRI, PLN, Telkom Indonesia, serta sejumlah mitra lainnya. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama berlangsungnya Piala Dunia.
Suasana berlangsung meriah namun tetap kondusif. Pendukung kedua tim saling memberikan dukungan dengan tertib dan penuh rasa hormat, mencerminkan nilai-nilai Larvul Ngabal yang menjunjung persaudaraan, saling menghargai, dan hidup dalam semangat Ain Ni Ain.
Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap setiap penyelenggaraan nobar Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan sportivitas di Bumi Larvul Ngabal.
0 Komentar