Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian dan kepedulian Bupati terhadap pembangunan sarana ibadah serta kehidupan keagamaan masyarakat di daerah ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati tidak hanya melihat perkembangan fisik bangunan, tetapi juga berdiskusi langsung dengan panitia pembangunan dan para pekerja yang terlibat dalam proses pembangunan gereja.
Bupati mendengarkan berbagai laporan terkait perkembangan pekerjaan, kebutuhan yang masih diperlukan di lapangan, serta sejumlah tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung.
Dialog tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi jemaat serta masyarakat sekitar.
Menurut Bupati, pembangunan rumah ibadah memiliki nilai penting tidak hanya sebagai sarana peribadatan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan nilai-nilai sosial, dan pemersatu masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pembangunan berbagai fasilitas keagamaan tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Kehadiran Bupati di lokasi pembangunan mendapat apresiasi dari panitia dan masyarakat setempat. Mereka menilai kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh pihak yang sedang bergotong royong mewujudkan pembangunan Gereja Bethania Jemaat GPM WAB Ngufar.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan kehidupan beragama yang harmonis, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku Tenggara.
0 Komentar