Tual, liputan21.com - Kota Tual kembali menerima bantuan hewan qurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Amin BTN Koperasi, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual.
Kepala Dinas Pertanian Kota Tual, Agil Assagaf, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur karena Kota Tual kembali dipercaya menerima bantuan hewan qurban dari Presiden RI untuk tahun kedua berturut-turut.
Menurutnya, bantuan Presiden awalnya diperuntukkan berupa satu ekor sapi dengan bobot mencapai 800 kilogram. Namun setelah dilakukan penelusuran di wilayah Maluku Tenggara, Kota Tual, Kepulauan Aru hingga Maluku Barat Daya, tidak ditemukan sapi dengan bobot sesuai ketentuan tersebut.
“Berdasarkan hasil konsultasi, maka bantuan satu ekor sapi tersebut dialihkan menjadi dua ekor sapi dengan total bobot mencapai 669 kilogram,” ujar Agil Assagaf.
Dua ekor sapi bantuan Presiden itu telah disiapkan di pelataran Masjid Al-Amin untuk selanjutnya diserahkan kepada panitia pelaksana qurban.
Selain bantuan Presiden, Pemerintah Kota Tual juga menyerahkan hewan qurban pemerintah daerah kepada masyarakat. Daging qurban nantinya akan didistribusikan tidak hanya bagi warga BTN Koperasi, namun juga masyarakat di BTN Mahkota, BTN Indah dan sejumlah desa sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Agil Assagaf juga mengungkapkan bahwa total hewan qurban di Kota Tual tahun 2026 mencapai 921 ekor, terdiri dari 330 ekor sapi serta 588 ekor kambing dan domba.
Untuk memastikan kelayakan hewan qurban, Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Pertanian telah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan hingga pelatihan juru sembelih halal bekerja sama dengan Kementerian Agama.
Ia juga menegaskan bahwa penetapan Masjid Al-Amin sebagai lokasi pelaksanaan qurban bantuan Presiden telah sesuai dengan petunjuk teknis dari Staf Kepresidenan Republik Indonesia.
Menariknya, pelaksanaan qurban Pemerintah Kota Tual tahun 2025 lalu mendapat apresiasi dari pihak Kepresidenan RI karena dinilai berhasil menerapkan pembagian daging qurban menggunakan kemasan ramah lingkungan. Program tersebut bahkan menjadi contoh dalam rapat kepresidenan sebagai praktik baik pelaksanaan qurban di daerah.
0 Komentar