Pertemuan tersebut membahas pengembangan destinasi wisata di Maluku Tenggara, dengan fokus utama pada desa wisata, khususnya desa wisata nelayan yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik unggulan daerah.
Dalam audiensi tersebut, Kadis Pariwisata Maluku Tenggara menyampaikan harapan agar desa wisata nelayan dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, sehingga mampu berkembang secara optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Selain sektor pariwisata, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya pelestarian kebudayaan di Kabupaten Maluku Tenggara. Berbagai potensi budaya lokal yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal diharapkan dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur.
Menteri Kebudayaan RI menyambut baik upaya tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai tradisi.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan pengembangan desa wisata nelayan serta pelestarian budaya di Maluku Tenggara dapat semakin diperkuat, sekaligus mendorong daerah ini menjadi salah satu destinasi unggulan berbasis budaya di Indonesia.
0 Komentar