Sebanyak 65 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 15 anak tingkat PAUD/TK, 30 siswa SD, dan 20 pelajar SMP. Mereka tampil penuh percaya diri, memadukan gerakan senam dengan irama musik yang enerjik, menciptakan atmosfer meriah yang mengundang antusiasme masyarakat.
Sorak sorai penonton dan dukungan para orang tua menambah semangat para peserta. Tidak sekadar lomba, kegiatan ini juga menjadi ajang menumbuhkan kebugaran jasmani, kreativitas, serta rasa percaya diri anak sejak dini.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat di kalangan pelajar.
“Lomba Senam Anak Indonesia ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi bagaimana kita membentuk generasi yang sehat, aktif, dan berkarakter. Anak-anak kita harus dibiasakan bergerak, berkreasi, dan tampil percaya diri sejak usia dini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didorong sebagai ruang ekspresi positif bagi anak-anak di Maluku Tenggara.
Dengan semangat kebersamaan dan keceriaan yang terpancar sepanjang kegiatan, Lomba Senam Anak Indonesia di Landmark Langgur menjadi bukti bahwa generasi muda Maluku Tenggara siap tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan penuh potensi.
0 Komentar