Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Werhir Blokade Jalan dan Bakar Ban, Tuntut Upah Kerja Belum Dibayar

Tual, liputan21.com — Puluhan warga Werhir, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, menggelar aksi protes dengan memboikot jalan utama dan membakar ban di kawasan Bundaran Werhir, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIT. 

Aksi ini dipicu oleh belum dibayarnya upah kerja oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tual sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.

Warga menilai hak mereka diabaikan, padahal pekerjaan pembangunan yang mereka kerjakan telah selesai bahkan telah diresmikan. 

Kekecewaan semakin memuncak menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana sebagian warga mengaku belum mampu memenuhi kewajiban seperti membayar zakat fitrah karena belum menerima upah.

“Kami sudah kerja dari Desember sampai proyek selesai dan diresmikan, tapi sampai sekarang upah belum dibayar. Kami minta kejelasan,” ujar Cheno, salah satu warga Werhir di lokasi aksi.
Dalam aksinya, warga menutup akses jalan utama sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan pembayaran. Mereka menegaskan akan terus melakukan aksi hingga hak mereka dipenuhi.

Situasi di lokasi sempat memanas akibat pembakaran ban yang mengganggu arus lalu lintas. Pengguna jalan terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Warga berharap Pemerintah Kota Tual, khususnya Dinas Perkim, segera mengambil langkah cepat dan bertanggung jawab atas keterlambatan pembayaran upah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perkim Kota Tual terkait tuntutan warga.

Posting Komentar

0 Komentar