Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan salam hormat dari Bupati yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh peserta dan tamu undangan, seraya berharap momentum tersebut semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.
“Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kita semua dapat berkumpul dalam kegiatan Jambore Cabang Gerakan Pramuka tahun 2026 ini,” ujar Rahantoknam saat membacakan sambutan.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik dibina untuk memiliki akhlak mulia, kepribadian kuat, serta kemampuan spiritual, sosial, intelektual, dan fisik yang seimbang.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pendidikan karakter melalui Pramuka menjadi sangat penting. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi menurunnya nilai-nilai kejuangan yang dapat berdampak pada melemahnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Gerakan Pramuka harus terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter bangsa, guna menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda,” tegasnya.
Wabup juga menekankan bahwa pelajar merupakan kelompok strategis dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda perlu ditanamkan nilai keimanan dan ketakwaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masyarakat.
Ia turut memberikan motivasi kepada para peserta Jambore, bahwa banyak pemimpin lahir dari organisasi Pramuka. Bahkan, menurutnya, sebagian besar pemimpin daerah memiliki latar belakang sebagai anggota Pramuka.
“Pramuka telah melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. Saya berharap adik-adik semua kelak menjadi pemimpin masa depan di Maluku Tenggara,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Lebih lanjut, Rahantoknam menjelaskan bahwa kegiatan Jambore bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pembinaan untuk melatih kemandirian, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan memimpin dan dipimpin. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat persahabatan antar peserta.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berharap kegiatan kepramukaan terus dikembangkan di semua jenjang pendidikan. Peran kepala sekolah dan guru sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak pembinaan Pramuka sejak dini.
Mengakhiri sambutan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada salah satu pejabat yang akan memasuki masa purna tugas, seraya mendoakan kesehatan dan pengabdian berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara optimistis Gerakan Pramuka akan terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan siap menjadi pelaku utama pembangunan daerah.
0 Komentar