Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Maluku Tenggara Terjang Gelombang Musim Barat, Saksikan Serah Terima Masjid Hidayatus Sholihin Di Mun Kahar

Maluku Tenggara, liputan21.com - Di tengah tantangan cuaca ekstrem musim barat, Bupati Maluku Tenggara bersama rombongan tetap menyeberangi lautan demi menghadiri dan menyaksikan serah terima Masjid Hidayatusholihin dari Komarudin Watubun dan Benhur G. Watubun kepada masyarakat Ohoi Mun Kahar, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Senin (23/3/2026).

Perjalanan laut yang dimulai dari Pelabuhan Elat, Kecamatan Kei Kecil menuju Mun Kahar berlangsung dalam kondisi gelombang tinggi. 

Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam serta Plt Sekda Rasyid untuk tetap hadir bersama masyarakat.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat melalui pengalungan syal adat serta tarian penyambutan sebagai bentuk penghormatan dan sukacita atas kehadiran para pemimpin daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi serah terima Masjid Hidayatusholihin yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun bersama Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur G. Watubun kepada masyarakat Mun Kahar.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Fahmi Sadat Namsa yang menambah suasana khidmat dalam prosesi syukuran dan serah terima masjid.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD Jayapura Jhon Betaubun, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stefanus Laiyanan, Kapolsek Kei Besar Umar Kei, serta tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menyampaikan rasa syukur atas pembangunan masjid tersebut. Ia menegaskan bahwa Masjid Hidayatusholihin memiliki makna sebagai “petunjuk bagi orang-orang saleh”, yang diharapkan menjadi pusat pembinaan iman dan akhlak masyarakat.

“Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan umat, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkap Bupati.

Ia juga mengaitkan pembangunan masjid dengan nilai kearifan lokal masyarakat Kei, yakni Ain Ni Ain yang berarti persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, penyerahan masjid oleh Komarudin Watubun merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Komarudin Watubun dan Bapak Benhur G. Watubun atas kontribusi luar biasa ini,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah dan pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.

Momentum serah terima Masjid Hidayatusholihin ini diharapkan semakin memperkuat nilai keimanan, persatuan, serta semangat membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik, khususnya di Ohoi Mun Kahar dan sekitarnya.

Posting Komentar

0 Komentar