Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Hanubun: KKT, KKTS dan Manyeuw Harus Bangun Ekosistem Pangan dan Pariwisata

Maluku Tenggara, liputan21.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk Kecamatan Kei Kecil Timur (KKT), Kei Kecil Timur Selatan (KKTS), dan Manyeuw, Senin (02/03/2026), di Gedung Amalir Loor, Ohoi Danar Ternate.

Musrenbang tahun ini mengusung tema Pengembangan Perekonomian Inklusif Berbasis Potensi Lokal, Pelayanan Dasar yang Merata, SDM yang Kuat dan Ketercukupan Pangan.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, membuka sambutannya dengan pantun yang disambut tepuk tangan peserta:
Ubi ditanam dekat pematang,
Pasir Ngurbloat berkilau terang,
Kalau anggaran datangnya berkurang,
Ide dan kerja jangan ikut berkurangan!
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang tiga kecamatan dilaksanakan bersama karena tantangan dan potensi yang saling terhubung.

“Kei Kecil Timur dan Kei Kecil Timur Selatan adalah lumbung pangan Maluku Tenggara. Manyeuw adalah gerbang pariwisata. Ketika wisatawan datang ke Ngurbloat, mereka membutuhkan pangan lokal, dan pangan itu datang dari tanah-tanah KKT dan KKTS. Ini satu ekosistem,” ujarnya.

Ia menyebut kawasan Pantai Ngurbloat sebagai destinasi unggulan yang menjadi magnet wisata. Selain itu, potensi lain seperti Ngur Sarnadan, Pantai Debut, Ohoilir, dan Ngirwarat dinilai dapat dikembangkan sebagai destinasi baru.

Bupati juga mengingatkan bahwa Desa Wisata Ohoi Ngilngof telah meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menjadi bukti bahwa potensi pariwisata Maluku Tenggara telah diakui secara nasional.

Data kunjungan wisatawan pun menunjukkan tren positif, dari 18.264 wisatawan pada 2020 meningkat menjadi 129.300 wisatawan pada 2024. Rata-rata lama tinggal wisatawan juga mengalami kenaikan.

Dana Desa Dipotong 58 Persen
Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan kenyataan berat terkait pemotongan Dana Desa tahun 2026. Dari alokasi awal Rp121,6 miliar untuk 190 ohoi pada Oktober 2025, setelah terbitnya PMK Nomor 7 Tahun 2026, anggaran tersebut dipangkas menjadi Rp52,1 miliar atau turun 58 persen.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berupaya menutup kekurangan melalui Alokasi Dana Ohoi (ADO) dari APBD sebesar Rp38,2 miliar, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Rp2,8 miliar, serta BPJS perangkat ohoi Rp1,2 miliar. Total dana yang mengalir ke 192 ohoi tahun ini sekitar Rp94,3 miliar.

“Ini jauh dari cukup. Tetapi selama tangan petani masih mau bekerja dan wisatawan masih datang, kita tidak akan pernah benar-benar miskin,” tegasnya.

Fokus Prioritas dan Kemandirian Ohoi
Bupati menekankan agar setiap rupiah Dana Desa yang tersisa difokuskan pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti jalan usaha tani, embung pertanian, gudang penyimpanan hasil panen di KKT dan KKTS, serta infrastruktur pendukung wisata di Manyeuw.

Ia juga mendorong ohoi membangun pendapatan mandiri melalui pengolahan hasil pertanian bernilai tambah yang dikelola BUMO dan koperasi.

Program Ve’e Kesyang (Kebun Bekal) kembali ditekankan sebagai warisan kearifan lokal dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.

“Setiap ohoi harus menemukan keunggulannya. Ada yang kuat di jagung, ubi, kelapa, wisata bahari, kampung budaya, hingga kuliner. Ketika setiap ohoi kuat pada satu hal, kecamatan akan kuat pada banyak hal,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak memperkuat kolaborasi lintas kecamatan, meningkatkan kapasitas SDM, serta menjaga kelestarian alam dan tradisi sasi sebagai warisan leluhur masyarakat Kei.

Menutup sambutannya, Bupati kembali menyampaikan pantun:

Tanah Kei memberi kehidupan,
Ngurbloat memikat wisatawan,
Kalau kita kompak dalam kebersamaan,
Maluku Tenggara Hebat bukan sekadar ucapan!

Musrenbang tersebut menjadi forum strategis untuk menetapkan tiga hingga lima program prioritas di tengah keterbatasan anggaran, demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Maluku Tenggara.

Posting Komentar

0 Komentar