Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Besok, Warga Diajak Kunjungi KRI Balongan-908 dan KRI Dorang-874 di Tual

Tual, liputan21.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Satuan Tugas (Satgas) Trisila Tahun 2026 menghadirkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di Kota Tual, Maluku. 

Momentum ini menjadi kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat lebih dekat alutsista kebanggaan bangsa melalui kegiatan Open Ship yang digelar di Dermaga Umum Yos Sudarso Tual.

Wartawan media ini menemui Mayor Ali selaku Pasi Intel dan Mayor Laut (P) Petrus Jayanta selaku Perwira Operasi Pangkalan TNI Angkatan Laut Tual (Lanal Tual), Jumat (27/02/2026).

Mayor Petrus menyampaikan bahwa dua unsur KRI yang dijadwalkan sandar yakni KRI Balongan-908 dan KRI Dorang-874. Keduanya tiba dalam rangka pelaksanaan Operasi Trisila 26 yang berada di bawah kendali Komando Armada III (Koarmada III), dengan wilayah operasi meliputi Papua, Maluku dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
“Kegiatan Open Ship akan berlangsung di Dermaga Umum Yos Sudarso Tual, Jalan Pattimura, Kelurahan Masrum, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual. Masyarakat umum diberikan akses untuk naik ke atas kapal, melihat fasilitas, serta memperoleh penjelasan langsung dari prajurit TNI AL mengenai sistem persenjataan dan tugas-tugas operasional di laut,” jelas Mayor Petrus.

Adapun jadwal kunjungan terbuka untuk umum yakni:

⚓. Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 10.00–13.00 WIT dan 14.00–17.00 WIT;
⚓. Minggu, 1 Maret 2026 pukul 08.00–12.00 WIT;
⚓. Senin, 2 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 WIT
.
Operasi Trisila 26 berlangsung kurang lebih 40 hari dan berputar di wilayah kerja Koarmada III. Sesuai rencana, kedua KRI akan sandar di Tual hingga 3 Maret 2026.

Sebagai tuan rumah, Lanal Tual telah berkoordinasi dengan unsur Forkopimda Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Para pimpinan daerah dijadwalkan hadir dalam prosesi penyambutan kapal serta rangkaian kegiatan selama sandar.
“Pasops Lanal Tual berharap masyarakat memahami bahwa kapal perang ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia. TNI Angkatan Laut hanya bertugas sebagai pengawak dan perawat alutsista, sekaligus menjalankan amanah negara dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Mayor Petrus.

Selain Open Ship, sejumlah kegiatan sosial dan edukatif turut digelar selama kapal berada di Tual, antara lain pembagian takjil kepada masyarakat dalam rangka Ramadan, bakti sosial pembersihan Taman Makam Pahlawan Maluku Tenggara, silaturahmi bersama Forkopimda di Mako Lanal Tual, kunjungan siswa SMK Negeri 1 Tual ke kapal perang untuk edukasi kebaharian, bakti sosial pembersihan Gereja Sion, hingga penyuluhan bahaya narkoba dan kesehatan remaja.

Pasops Lanal Tual mengimbau masyarakat yang berkunjung agar tetap tertib, menjaga keamanan, serta mengikuti arahan prajurit selama berada di atas kapal.

Kehadiran Satgas Trisila 2026 di Kota Tual diharapkan tidak hanya menjadi ajang edukasi maritim, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI AL dengan masyarakat Kepulauan Kei dan sekitarnya, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pertahanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar