Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Gelombang Tinggi Rusak Talut Pantai di Desa Sermaf, BPBD Kota Tual Lakukan Langkah Antisipasi

Gelombang Tinggi Rusak Talut Pantai di Desa Sermaf, BPBD Kota Tual Lakukan Langkah Antisipasi


Tual, liputan 21. com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual melaporkan terjadinya bencana gelombang tinggi yang melanda Desa Sermaf, Kecamatan Pulau-Pulau Kur, Kota Tual, Provinsi Maluku, pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 15.15 WIT.

Peristiwa tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan deras, dan gelombang tinggi yang mengakibatkan kerusakan talut pengaman pantai hingga patah, serta menyebabkan abrasi pantai di sepanjang wilayah pesisir Desa Sermaf.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlok) BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, panjang talut pantai yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 150 meter.

“Akibat gelombang tinggi dan cuaca ekstrem, talut pengaman pantai mengalami kerusakan cukup parah dan terjadi abrasi pantai. Namun, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun warga terdampak,” ujar Ahmad Rahayaan.


BPBD Kota Tual bersama pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Sermaf, serta warga setempat telah melakukan koordinasi cepat untuk mengantisipasi dampak lanjutan dan memastikan keselamatan masyarakat.

Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat agar:
• Tidak melakukan aktivitas di laut saat cuaca buruk,
• Menghindari berada di bawah atau di sekitar pohon besar serta bangunan yang rapuh, 
• Tetap waspada saat hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

BPBD Kota Tual terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan situasi di lapangan serta mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Kita jaga alam, alam jaga kita,” menjadi pengingat bersama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Posting Komentar

0 Komentar