Kei Besar Selatan Barat, liputan21.com — Panas matahari yang menyengat tidak mematahkan semangat ratusan warga dari 45 Ohoi Bersatu yang sejak pagi sudah memadati halaman Masjid Al-Mukarommah Rahangiar. Di bawah teriakan komando sederhana dan irama ember yang tak pernah berhenti bergerak, pengecoran dak masjid berlangsung penuh kebersamaan dan rasa syukur. Sabtu, 15/11/2025.
Di tengah hiruk-pikuk kerja bakti tersebut, Faisal RR, salah satu putra Kei Besar Selatan Barat, menyampaikan apresiasi mendalam atas kuatnya solidaritas masyarakat.
“Hari ini kita melihat kekuatan asli masyarakat Kei: gotong royong tanpa batas. Saya berharap generasi muda terus menjaga semangat ini. Bangunlah rumah ibadah dengan hati, dengan toleransi, dan dengan rasa memiliki yang kuat. Inilah warisan terbaik untuk masa depan tanah Kei,” ujarnya.
Peluh yang menetes, tangan yang kotor oleh semen, hingga letih yang tak terucap, semuanya larut dalam satu tujuan besar: menyempurnakan rumah ibadah dan memperkuat ikatan persaudaraan.
Pengecoran dak Masjid Al-Mukarommah bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga mempertegas nilai luhur budaya Kei: ain ni ain saling menopang dalam kebaikan.
Kehadiran pemerintah daerah dan unsur TNI-POLRI turut menambah semangat warga. Dalam kegiatan ini tampak hadir:
📝Bupati Maluku Tenggara
📝Danlanud Dumatubun Langgur, Letkol Pas (P) Firasat Amansyah, M.Han
📝Danlanal Tual, Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo, S.Sos., CTHMP., CHRMP., M.A.P.
📝Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi
📝Kadis Kesehatan Malra, Muchsin Rahayaan
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan masyarakat yang terus menjaga tradisi gotong royong sebagai jantung kehidupan sosial di Kepulauan Kei.
Kegiatan pengecoran ini bukan hanya meninggalkan jejak pada bangunan masjid, tetapi juga menguatkan tekad bersama bahwa persatuan adalah fondasi terbaik dalam membangun negeri.

0 Komentar