Pengurus Majelis Ta’lim Raudhah Langgur Resmi Dilantik
Langgur, Maluku Tenggara, Liputan 21.com – Suasana penuh kekhidmatan mewarnai pelantikan Badan Pengurus Majelis Ta’lim Raudhah Langgur, Selasa (9/8/2025) malam. Acara ini menjadi tonggak baru penguatan syiar Islam di Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menekankan pentingnya keberadaan majelis taklim sebagai benteng moral dan pusat pembinaan iman. Ia mengingatkan, sebuah daerah akan kehilangan jati diri bila tradisi keagamaan mulai ditinggalkan.
> “Bayangkan kalau tidak ada lagi orang berzikir, tidak ada lagi yang mengaji, tidak ada yang bershalawat. Apa jadinya kita? Karena itu saya ingin Majelis Ta’lim Raudhah ini jadi motor penggerak syiar Islam,” tegas Thaher.
Ia menambahkan, meski fasilitas majelis belum sempurna, semangat umat harus tetap hidup. Majelis Ta’lim Raudhah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengajian, tetapi juga pusat kegiatan Islam dan ruang kebersamaan umat.
Bupati juga mengingatkan pentingnya gotong royong dalam menghidupkan majelis taklim. “Apa pun yang kita keluarkan, walau sedikit, akan menjadi amal jariyah dan penolong di hari akhir,” ujarnya.
Kemenag Malra: Majelis Taklim Adalah “Taman Ilmu”
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Maluku Tenggara memberikan apresiasi atas terbentuknya pengurus baru Majelis Ta’lim Raudhah. Menurutnya, keberadaan majelis taklim ibarat taman ilmu tempat masyarakat menimba pengetahuan agama sekaligus memperkuat ukhuwah.
> “Majelis taklim bukan hanya tempat mengaji, tapi juga ruang pendidikan non-formal yang menanamkan nilai iman dan akhlak. Kami berharap programnya menyentuh masyarakat luas dan memberi manfaat nyata,” katanya.
Ia juga menegaskan, kegiatan keagamaan harus berjalan terarah, sejalan dengan visi pembangunan non-fisik yang memberi ruang bagi penguatan moral masyarakat.
Tonggak Baru Syiar Islam di Maluku Tenggara
Pelantikan ini disambut antusias tokoh agama, pejabat, dan masyarakat setempat. Dengan semangat baru, Majelis Ta’lim Raudhah diharapkan mampu menjadi mercusuar dakwah Islam di Maluku Tenggara, sekaligus wadah memperkuat persaudaraan umat.

0 Komentar